Teheran, LiputanIslam.com –  Pemimpin Besar Iran Grand Ayatullah Sayyid Ali Khamenei dalam kata sambutannya saat ditemui Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan bahwa negara-negara arogan dunia, terutama Amerika Serikat (AS), merasa terusik oleh kedekatan antarnegara Islam dan kristalisasi kekuatan Islam.

Dalam pertemuan di sela pertemuan puncak segi tiga Iran, Rusia, dan Turki di Teheran, Jumat (7/9/2018), itu Ayatullah Khamenei memaparkan bahwa persatuan dan kerjasama antarnegara Islam akan dapat menyelesaikan berbagai persoalan regional. Karena itu, dia berharap Iran dan Turki dapat meningkatkan kerjasama dan koordinasi antara keduanya di berbagai bidang politik dan ekonomi.

“Republik Islam Iran dan Turki merupakan dua negara kuat di kawasan dan memiliki motivasi yang sama untuk dunia Islam. Karena itu, kerjasama antara kedua negara ini di bidang-bidang politik dan ekonomi hendaknya diperkuat,” harapnya.

Khamenei memuji sikap Turki dalam masalah Myanmar sembari menyebutkan bahwa masalah Palestina merupakan masalah yang senantiasa krusial sehingga jangan sampai diabaikan barang sesaat.

Di pihak lain, Erdogan mengatakan bahwa kawasan Timteng berada dalam situasi tegang, dan berharap berbagai persoalan regional dapat ditangani dengan kerjasama antarnegara Islam.

Dia menambahkan bahwa perpecahan dan tidak adanya kekompakan antarnegara Islam sebagai salah satu sebab kelemahan yang ada sekarang.

Dia juga mengecam Barat dengan mengatakan bahwa metode interaksi Barat terhadap negara-negara merdeka Islam merupakan salah faktor utama di balik krisis dan memburuknya situasi, dan inilah yang menuntut penguatan solidaritas dan persaudaraan antara Repulik Islam Iran dan Turki. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*