Teheran, LiputanIslam.com –  Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayyid Ali Khamenei menyatakan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak mau menanggung resiko berkonfrontasi dengan Iran sehingga melimpahkannya kepada sebagian negara lain di Timteng.

Hal ini dia katakan dalam kata sambutannya di Teheran pada pertemuan dengan para buruh yang datang dari berbagai penjuru Iran, Senin (30/4/2018), pada momen peringatan Hari Buruh Sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Mei.

Ayatullah Khamenei mengingatkan bahwa era “pukul lalu kabur” (hit and run) sudah berlalu, dan jika AS berani berkonfrontasi dengan Iran maka hantaman Iran terhadapnya akan berlipat ganda dan telak.

Menurutnya, cara yang digunakan AS selama ini dalam upaya menekan Iran ialah membangkitkan sentimen negara-negara regional semisal Arab Saudi terhadap Iran agar merekalah yang berkonfrontasi dengan Iran. Karena itu, dia mengimbau negara-negara itu agar tak terpedaya oleh taktik kotor AS ini. Dia juga mengingatkan bahwa mereka akan kalah jika menuruti kehendak AS ini.

Sayyid Khamenei menambahkan bahwa pemicu kekacauan dan perang adalah eksistensi AS di kawasan sehingga AS-lah yang harus enyah, bukan Iran.

“Pihak yang harus enyah dari kawasan ini adalah AS, bukan Republik Islam Iran. Kami penduduk sini. Teluk Persia dan Asia Barat (Timteng) adalah rumah kami, sedangkan kalian orang-orang asing di kawasan ini bertujuan jahat dan menebar fitnah,” tegasnya. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*