isis tangkap pilot jordania2Amman, LiputanIslam.com –
Pesawat tempur Moaz al-Kasasbeh, pilot Yordania, tertembak jatuh di kawasan Raqqah, Suriah, bukan oleh peluru kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), melainkan oleh roket yang ditembakkan oleh pilot perempuan asal Uni Emirat Arab (UEA) yang juga terlibat dalam pasukan koalisi internasional anti ISIS. Demikian dikatakan Safi al-Kasasbeh, ayah Moaz al-Kasasbeh yang dibakar oleh ISIS, sebagaimana dilansir situs berita Nahrainnet.

Safi menambahkan bahwa Amerika Serikat (AS) mengetahui hal ini namun merahasiakannya.

“Ada data-data dan dokumen yang menunjukkan bahwa Maryam al-Mansuri, pilot UEA, telah menembak jatuh pesawat tempur anak saya,” ungkapnya.

Pernyataan ayah Moaz ini mengemuka setelah UEA menyatakan keluar dari koalisi internasional tanpa menyebutkan alasannya sehingga memperkuat kecurigaan bahwa al-Mansuri memang seperti apa yang dikatakan oleh Safi.

Jauh hari sebelumnya, AS yang memegang komando pasukan koalisi internasional juga memastikan jet tempur F-16 yang dipiloti Moaz tertembak jatuh bukan oleh ISIS, melainkan oleh faktor lain. Sayangnya, AS tidak menyebutkan faktor lain itu sehingga muncul dugaan bahwa AS merahasiakan fakta bahwa pesawat Moaz ditembak oleh Maryam al-Mansuri.

Sementara itu, beberapa jet tempur Yordania dilaporkan telah membombardir beberapa posisi ISIS di provinsi Ninawa, Irak, hingga menewaskan sedikitnya 35 anggota ISIS dan melukai puluhan lainnya.

Sebuah sumber di provinsi tersebut Jumat (6/2/2015) menyatakan bahwa beberapa tempat konsentrasi pasukan ISIS telah digempur oleh pasukan udara Yordania dengan sangat tepat.

Lembaga pemberitaan Rusia Ria Novosti menyebutkan bahwa jumlah korban ISIS akibat serangan jet tempur Yordania itu dibenarkan oleh sumber-sumber intelijen.

Dilaporkan bahwa Kamis malam (5/2/2015) beberapa jet tempur Yordania telah menggempur pusat kota Mosul, Irak. Beberapa jam kemudian mereka juga meggempur posisi-posisi ISIS di provinsi Raqqah, Suriah.

Menteri Luar Negeri Yordania Nasser Judeh menegaskan serangan udara itu adalah balasan pertama negaranya atas pembakaran Moaz al-Kasasbeh hidup-hidup oleh kawanan teroris ISIS.

“Ini adalah awal pembalasan kami,” ungkapnya kepada CNN.

Sebelumnya, Raja Abdullah II dari Yordania mengumumkan negaranya sudah memulai perang hebat terhadap ISIS. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL