syria pro assadDamaskus, LiputanIslam.com – Presiden Suriah Bashar al-Assad menilai tafsiran Wahabi/Salafi atas agama Islam sangat radikal dan jauh sekali menyimpang dari Islam yang hakiki sehingga menjadi pedoman bagi para teroris di Timur Tengah.

Sebagaimana dilansir kantor berita Suriah, SANA, Assad dalam wawancara dengan surat kabar Literární Noviny terbitan Ceko juga mengecam Amerika Serikat (AS), Turki, Qatar dan Arab Saudi. Dia memandang AS sedang bermain game dan berlagak memerangi ISIS, sedangkan Turki, Qatar dan Arab Saudi “bukanlah sekutu AS, melainkan mainan yang ada di tangan rezim Washington”.

“Kami sebagai muslim moderat tidak menganggap Islam radikal sebagai Islam. Radikalisme tidak ada dalam agama apapun, baik Islam maupun Kristen dan Yahudi. Semua agama moderat. Karena itu ketika muncul radikalisme maka ini adalah penyimpangan dari agama.”

Dia menambahkan, “Namun, kalaupun kita hendak menggunakan istilah ‘Islam radikal’, maka saya kira ini ada benarnya. Sebab Islam radikal sudah tertanam dalam pikiran bangsa-bangsa regional selama tak kurang dari empat dekade akibat pengaruh dana Saudi dan tersebarnya tafsiran Wahabisme atas Islam, yaitu tafsiran yang terlampau radikal atas Islam yang sejati dan menjadi pangkal terorisme di kawasan ini.”

Assad mengingatkan bahwa selagi dana itu terus mengalir untuk tujuan tersebut maka radikalisme akan terus mewabah melalui sekolah-sekolah agama, TV-TV keagamaan dan lain-lain, bukan hanya di Timur Tengah, melainkan juga di Eropa.

“Apa yang terjadi di Perancis belakangan ini adalah indikasi kuat tentang ini. Peristiwa teror yang terjadi di Paris bukan datang dari ruang kosong. Mengapa terjadi? Karena ada sebagian orang bermaksud membalas dendam atas publikasi karikatur Nabi Muhammad saw. Pada dasarnya, ini merupakan akibat yang wajar dari ideologi radikal dan kaku ala Abad Pertengahan yang sumber utamanya adalah Arab Saudi,” paparnya.

Dia mengingatkan kembali bahwa dalam jangka pendek ideologi demikian tidak akan surut selagi kucuran dana tetap mengalir pada jalur yang salah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*