Damaskus, LiputanIslam.com –  Presiden Suriah Bashar Assad menegaskan bahwa perang melawan teroris tidak akan berhenti selagi masih ada teroris yang bercokol di Suriah dan menodai kesucian negeri ini.

Dalam pernyataan yang disiarkan melalui akun Facebook kepresresiden Suriah, Rabu (14/3/2018), Assad juga menegaskan bahwa di saat yang sama “kami akan melawan segala skenario Barat untuk menyerang persatuan dan kedaulatan kami.”

Sementara itu, lembaga Observatorium Suriah untuk HAM (SOHR) yang bermarkas di London melaporkan bahwa sebanyak 12 orang anggota kelompok militan Failaq al-Rahman, dua di antaranya petinggi, tewas dan beberapa lainnya luka-luka terkena serangan jet tempur selama Senin dan Selasa lalu di kawasan Ghouta Timur.

Failaq al-Rahman merupakan salah satu kelompok bersenjata terkuat di Ghouta Timur.

Menurut catatan SOHR, sebanyak 1204 orang terbunuh selama pasukan pemerintah Suriah memperhebat operasi militernya di kawasan tersebut sejak 18 September lalu.

Laporan dari lapangan menyebutkan bahwa tentara Suriah telah menemukan pabrik pembuatan senjata dan gudang bahan kimia di distrik Shafuniya dalam operasi penyisiran di kawasan telah dikuasainya di Ghouta Timur.

Sumber-sumber militer menyatakan bahwa pabrik itu telah digunakan oleh kawanan bersenjata untuk membuat mortir dan roket-roket lokal, dan mereka memiliki bahan-bahan kimia yang telah beberapa kali digunakan sebagai senjata dengan tujuan supaya tentara Suriah menjadi sasaran tuduhan di luar negeri.

Tentara Suriah terus melancarkan operasi militer dan mencapai pinggiran Jasrin setelah menguasai Aftaris, dan di front Harasta mereka terus menggempur kantung-kantung militan.

Bersamaan dengan ini, kelompok-kelompok medis Palang Merah dan PBB telah mengevakuasi puluhan warga sipil melalui jalur Wafideen, dan sebanyak 150 warga sipil, terutama kaum perempuan, anak kecil, dan lansia telah keluar dari beberapa daerah yang dikuasai kelompok Jaish al-Islam di Ghouta Timur. Warga sipil itu kemudian ditampung di tempat-tempat penampungan yang telah disediakan oleh pemerintah Suriah. (mm/alalam/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*