Washington, LiputanIslam.com –  Jubir Kemlu Amerika Serikat (AS) menyatakan pihaknya prihatin atas adanya laporan mengenai kemungkinan akan terjadinya pertemuan Presiden Suriah Bashar al-Assad dengan Presiden Korut Kim Jong-Un.

“Saya kira ini tidak akan membantu, tapi kita tak dapat memastikan bahwa pertemuan ini akan benar terjadi. Saya kira kita akan prihatin. Jika orang semisal Bashar Assad bertemu dengan pemimpin Korut maka ini tentu membuat kita prihatin,” ungkapnya, seperti dilansir Novosti milik Rusia, Rabu (6/6/2018).

Surat kabar Rodong Sinmun milik Korut Minggu lalu mengutip pernyataan Assad yang disampaikan pada 30 Mei lalu bahwa dia ingin berkunjung ke Korut dan mengadakan pembicaraan dengan Kim Jong-Un. Pernyataan itu disampaikan Assad ketika menerima mandat dari Mun Jong-nam, Dubes baru Korut untuk Suriah.

Suriah adalah satu diantara sedikit negara yang mempertahankan hubungan diplomatik dengan Korut selama beberapa dekade terakhir. Kedua negara menjalin hubungan resmi sejak tahun 1966.

Korut mengirim ratusan pasukan ke Suriah untuk membantu dalam melawan Israel dalam perang Arab-Israel tahun 1973. Dan belakangan ini AS menuduh Korut mendukung program senjata kimia Suriah. (mm/alalam/dailyintelligencer)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*