Moskow, LiputanIslam.com –  Kemlu Rusia mengecam upaya AS memperketat atau mengganti resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 2231 mengenai Iran.

“Kami tidak melihat ada alasan untuk tindakan demikian, tak ada dasar untuk mengemukakan masalah seperti ini… Iran menerapkan secara total dan tegas kesepakatan-kesepakatan yang dibebankan kepadanya sesuai perjanjian JCPOA, sebagaimana Iran juga menerapkan secara sistematis semua keputusan yang terkait dengannya dalam resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB,” ungkap Wakil Menlu Rusia Sergei Ryabkov, Kamis (21/12/2017).

Diplomat senior Rusia ini melanjutkan, “Ironis, kita melihat pemerintah AS belakangan ini bersikukuh pada kebijakan yang mengarah kepada eskalasi, dan ide ‘pengetatan’ resolusi 2231, apalagi penetapan resolusi baru mengenai program nuklir Iran, sangat memprihatinkan bagi kami.”

Ryabkov mengingatkan pemerintah AS bahwa tindakan demikian tidak akan bisa dimengerti oleh Rusia.

“Kami ingin menegaskan bahwa apa yang disebut kebijakan regional Iran, yang membuat AS merasa sangat resah, tak ada kaitannya dengan JCPOA dan resolusi 2231,” imbuhnya.

Sebelumnya, Dubes AS untuk PBB Nikki Haley mengaku di Dewan Keamanan telah mengusulkan pengetatan keputusan dalam resolusi 2231 atau pengambil resolusi baru yang melarang aktivitas Iran di bidang rudal balistik. Dia juga mengaku mengusulkan penerapan sanksi terhadap Iran dengan tuduhan telah membekali kelompok Ansarullah Yaman untuk menyerang Saudi. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*