Baghdad, LiputanIslam.com –  Wakil Ketua Dewan Al-Hashd al-Shaabi (pasukan relawan Irak) Abu Mahdi al-Muhandis menuduh Amerika Serikat (AS) telah menyerang pasukan ini di perbatasan Irak-Suriah, dan karena itu dia meminta pimpinan operasi gabungan Irak agar membenahi “kelemahan” sikapnya.

Dalam jumpa pers mengenai hasil sementara penyelidikan terhadap kasus pemboman AS terhadap al-Hashd al-Shaabi, Ahad (24/6/2018), dia mengatakan, “Al-Hashd al-Shaabi telah membentuk tim penyelidik serangan AS itu dan komandan operasi al-Jazirah Mayjen Qasim al-Mohammadi memastikan bahwa dia memberitahu AS mengenai titik posisi milik al-Hashd al-Shaabi ini, dan inilah dokumen audio visual kami.”

Sebelumnya, al-Hashd al-Shaabi menuduh AS pada 18 Juni lalu telah menyerang posisinya di al-Qaim yang terletak di perbatasan Irak-Suriah hingga menewaskan 22 relawan, namun komando operasi gabungan Irak merilis pernyataan yang membantah bahwa pasukan Irak mendapat serangan udara.

Al-Muhandis menegaskan, “Serangan AS terlihat jelas dan merupakan serangan rudal yang serpihannya masih ada pada kami… Sikap komando operasi gabungan lemah, dan kami meminta mereka membenahi sikap ini.”

Dia menambahkan, “Statemen komando operasi gabungan dilakukan secara tergesa ketika menyatakan bahwa pasukan yang mendapat serangan di perbatasan Irak-Suriah berada di luar wilayah Irak dan tidak berkaitan dengan al-Hashd al-Shaabi. Statemen itu mengaitkan saya dengan sesuatu yang tidak saya katakan bahwa saya tidak mengetahui pernyataan yang dikeluarkan oleh al-Hashd al-Shaabi.”

Dia menjelaskan, “Pasukan yang diserang adalah bagian dari al-Hashd al-Shaabi yang berada di garis pertahanan di sana sejak operasi al-Qaim… Wakil komandan operasi gabungan telah menegaskan di akhir pertemuan pada bulan suci Ramadhan keharusan dipertahankannya garis pertahanan ini karena memang penting…. Pasukan AS menyalah gunakan wilayah Irak dengan membuka pintu-pintu perbatasan Irak untuk mendukung pasukan tertentu agar menguasai Suriah timur.” (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*