NewYork, LiputanIslam.com –  Dubes Amerika Serikat (AS) untuk PBB Nikki Haley menyatakan bahwa serangan rudal balistik Yaman terhadap Riyadh, ibu kota Arab Saudi, Selasa (19/12/2017), merupakan peringatan bagi Dewan Keamanan PBB untuk menindak “pelanggaran Iran” karena, menurutnya, ada kemungkinan Iran menyuplai rudal kepada kelompok Ansarullah (Houthi) di Yaman.

“Sementara kita tidak memiliki pandangan yang cukup mengenai serangan ini,  keunggulan serangan sebelumnya memungkinkan penggunaan senjata buatan Iran,” katanya.

Pekan lalu Haley juga menuding Iran dengan menyatakan bahwa rudal yang digunakan Yaman untuk menyerang bandara Riyadh merupakan rudal buatan Iran.

Jubir resmi pasukan koalisi Arab di Yaman, Kol. Turki Al-Maliki, Selasa, menyatakan pihaknya berhasil menyergap dan menghancurkan rudal balistik yang dilesatkan pasukan Yaman menuju “kawasan permukiman” di Riyadh. Dia juga menyebutkan bahwa dengan demikian rudal itu sama sekali tidak menjatuhkan korban dan kerugian apapun.

Di pihak lain, pasukan Yaman memastikan serangan itu mengena sasaran berupa Istana Al-Yamamah di Riyadh.

Sementara itu, Kemlu Iran dan komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Mayjen Qasem Soleimani membantah tuduhan AS dan Saudi bahwa Iran mempersenjatai Ansarullah.  (mm/rayalyoum/almayadeen)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*