sergei lavrovMoskow, LiputanIslam.com –  Menteri Luar Negeri Rusia Servei Lavrov mengatakan bahwa perundingan mengenai Suriah akan dilakukan di kota Lausanne, Swiss, dengan melibatkan Amerika Serikat (AS), Rusia, Arab Saudi, Iran, Turki, dan mungkin juga Qatar.

“Kami ingin mengadakan pertemuan negara-negara yang berpengaruh langsung pada perkembangan situasi lapangan, termasuk Rusia, AS, dan tiga atau empat negara regional. Kami ingin menyelenggarakan pertemuan terbatas ini agar ada dialog ilmiah, dan bukan seperti perdebatan yang terjadi di Majelis Umum PBB. Rencananya pertemuan ini akan digelar Sabtu,” katanya dalam wawancara dengan CNN, Rabu (12/10/2016), sembari menekankan bahwa keterlibatan beberapa negara regional itu sangat penting.

Inggris, Perancis dan negara-negara Eropa lainnya tidak dilibatkan dalam perundingan ini, namun Menlu AS John Kerry setelah itu diharapkan menjelaskan ihwal perundingan tersebut kepada para menlu Eropa di London, Inggris.

Kerry menyatakan berhenti menjalin kontak bilateralnya dengan Rusia sejak gencatan senjata di Suriah yang ditengahi oleh AS-Rusia macet setelah sempat berjalan selama kurang dari satu minggu.

Saat itu pemerintah Suriah menyatakan gencatan senjata sudah berakhir sehingga dimulai lagi serangan udara Suriah dengan dukungan  Rusia terhadap kawasan Aleppo timur yang dikuasai oleh kawanan bersenjata.

Namun demikian, Kemlu AS saat itu juga menyatakan bahwa pertemuan multilateral mengenai Suriah tetap berlanjut, termasuk dengan melibatkan Rusia. (mm/RT/alalam/guardian)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL