Teheran, LiputanIslam.com –  Kemlu Iran mengecam keras keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui kota Al-Quds (Baitul Maqdis/Yerussalem) sebagai ibu kota Israel dan memindah kedubes AS untuk Israel dari Tel Aviv ke Al-Quds. Iran menyebut keputusan ini sebagai pelanggaran secara terbuka terhadap resolusi-resolusi PBB.

Kemlu Iran dalam statemennya, Rabu malam (6/12/2017), menegaskan bahwa Al-Quds di mana Masjid Al-Aqsa yang merupakan kiblat pertama umat Islam berada merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Palestina dan satu di antara tiga tanah suci umat Islam.

“(Keputusan Trump) ini bukan saja mengancam keamanan dan stabilitas di kawasan, melainkan juga menyingkap niat keji AS,” bunyi statemen itu.

Kemlu Iran menegaskan bahwa Rezim Zionis Israel sejak awal sudah menempuh berbagai tindakan untuk menguasai penuh Al-Quds, antara lain mengusir penduduk pribumi, merampas aset dan properti mereka demi mengubah demografi Al-Quds, menghancurkan peninggalan dan tempat-tempat suci Islam, membiarkan para ekstemis Yahudi memasuki Masjid Al-Aqsa, dan menerapkan ketentuan-ketentuan yang membatasi warga Muslim yang bermaksud mendatangi Masjid Al-Aqsa.

Kemlu Iran memastikan bahwa keputusan Trump itu akan menambah kekerasan dan kemarahan, dan Iran sejak dulu sudah menegaskan bahwa faktor utama kacaunya keamanan dan stabilitas Timteng adalah kontinyuitas pendudukan kaum Zionis terhadap Palestina dan keberpihakan AS kepada kaum Zionis sehingga bangsa Palestina tetap teraniaya dan tak kunjung dapat meraih haknya mendirikan negara Palestina merdeka yang beribu kotakan Al-Quds.

Presiden Iran Hassan Rouhani melalui media sosial Twitter menyatakan, “Pengakuan Trump atas Al-Quds sebagai ibu kota bagi rezim pendudukan Israel akan gagal secara memalukan.”

Sebelumnya, Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayyid Ali Khamenei menyatakan bahwa pengangkatan isu Al-Qus ini terjadi justru karena AS dan Israel gagal melicinkan ambisinya dan melemah di Timteng. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL