Amerika hagel in saudiJeddah, LiputanIslam.com – Pemerintah Amerika Serikat (AS) meminta Arab Saudi dan semua negara Arab di kawasan Teluk Persia supaya menyatukan barisan untuk menghadapi apa yang disebutnya sebagai ancaman bagi mereka semua.

Mengutip laporan Reuters, TV al-Alam melaporkan bahwa Menteri Pertahanan (Menhan) AS Chuck Hagel dalam kata sambutannya pada pembukaan pertemuan antarmenteri pertahanan enam negara Arab yang tergabung dalam Dewan Kerjasama Teluk (GCC) Rabu (14/5/2014) mengatakan, “Ancaman keamanan serius mengancam seluruh kawasan (Timur Tengah) dan memerlukan reaksi kolektif.” Dia menambahkan, “Inilah cara yang harus dilakukan kawasan ini dalam berinteraksi dengan ancaman yang direpresentasikan oleh Iran.”

Hagel mengusulkan beberapa langkah yang menurutnya sederhana dan praktis untuk memperkuat pertahanan maritim, udara, dan digital, antara lain dengan membangun sistem pertahanan elektronik kolektif antara AS dan negara-negara anggota GCC.

Menhan AS juga berusaha menenangkan Saudi dan negara-negara GCC lainnya yang belakangan gelisah menyaksikan adanya sebentuk pendekatan antara AS dan Iran. “Walaupun kami sangat mengutamakan solusi diplomatik (dalam masalah nuklir Iran –red), namun AS tetap bersikukuh pada pendiriannya dan siap menjamin bahwa Iran tidak akan membuat senjata nuklir dan negara ini harus konsisten pada syarat-syarat perjanjian yang mungkin akan dicapai,” ujar Hagel.

Sementara itu, Putera Mahkota Arab Saudi, Pangeran Salman bin Abdulaziz, yang merangkap Menteri Pertahanan negara ini di hadapan para sejawatnya dari negara-negara anggota GCC dalam pertemuan di Gedung Konferensi Jeddah mengatakan, “Kita berkumpul sekarang di tengah situasi yang sangat genting dan ketika sedang berkembang berbagai ancaman bagi keamanan dan stabilitas regional sehingga mengharuskan kita untuk menyelaraskan sikap, kebijakan dan langkah-langkah pertahanan negara-negara kita di depan setiap kondisi kekinian atau situasi darurat.”

Dia menambahkan, “Hal ini membuat keamanan Teluk menjadi tanggungjawab kolektif antarnegara GCC dan masyarakat internasional, khususnya AS mengingat hubungan ekonomi, keamanan dan komitmennya untuk senantiasa mewujudkan keamanan dan stabilitas di kawasan.”

Pertemuan Menhan AS dengan para sejawatnya dari negara-negara anggota GCC itu dilakukan ketika AS dan negara-negara terlibat perselisihan pendapat mengenai berbagai persoalan, terutama berkenaan dengan Iran, Suriah dan Mesir.

Chuck Hagel dilaporkan tiba di Jeddah Selasa sore lalu dan sempat mengadakan pertemuan dengan para pejabat senior Arab Saudi, termasuk Putera Mahkota Pangeran Salman bin Abdul Azziz dan Wakil Menhan Pangeran Salman bin Sultan. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL