TelAviv, LiputanIslam.com –  AS mendesak empat negara Arab yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel agar membahas perjanjian baru dengan Rezim Zionis Israel.

Sebagaimana dikutip Rai al-Youm, Rabu (4/12/2019), channel “13” menyebutkan bahwa pemerintah AS meminta Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Oman dan Maroko menandatangani perjanjian non-agresi antara mereka dan Israel.

Menurut saluran TV Israel itu, Gedung Putih membicarakan hal itu kepada para duta besar dari empat negara tersebut untuk mencapai kesepakatan baru antara mereka dan Israel, “yang akan menjadi inti yang baik bagi normalisasi penuh dengan Tel Aviv”.

Baca: Tolak Pembebasan Bersyarat Israel, Tahanan Suriah Ini Dipuji Assad

Jurnalis Israel Barak Rafid menyatakan bahwa Gedung Putih berbicara dengan perwakilan Israel, Arab dan AS tentang hal yang sama, yaitu bahwa perjanjian non-agresi ini merupakan langkah awal menuju normalisasi penuh bagi hubungan Arab-Israel, alih-alih hubungan terselubung seperti yang sudah terjalin selama ini.

Baca: Jaksa Agung Israel Hadirkan 333 Saksi untuk Kasus PM Netanyahu

Mengutip keterangan sumber anonim, saluran 13 milik Israel menyebutkan bahwa Wakil Penasihat Keamanan Nasional AS Victoria Coates pekan lalu mengadakan pertemuan dengan para duta besar dari empat negara itu di Washington.

Keempat duta besar itu mengaku bahwa untuk merespon permintaan AS itu mereka masih harus menghadap para pemimpin mereka untuk kemudian kembali lagi dalam waktu dekat. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*