Beirut, LiputanIslam.com –  Kelompok teroris ISIS dilaporkan sedang menggeliat di Suriah dan digerakkan oleh Amerika Serikat (AS) bersamaan dengan gencarnya ancaman AS dan negara-negara Barat terhadap Suriah.

Obervatorium Suriah untuk HAM (SOHR), Rabu (11/4/2018), melaporkan bahwa ISIS sedang membentengi posisi-posisinya dan memulihkan barisannya di selatan Damaskus, ibu kota Suriah, dan bahkan melancarkan serangan baru terhadap tentara Suriah di Badiyah Mayadeen di barat Sungai Furat di bagian timur provinsi Deir Ezzor.

Dilaporkan pula bahwa terjadi pertempuran sengit tentara Suriah melawan ISIS di Badiyah Abu Kamal serta kawasan sekitar Deir Ezzor dan selatan Damaskus.

Menurut SOHR, serangan-serangan terbaru itu menunjukkan bahwa ISIS masih sanggup melancarkan serangan, berinisiatif, dan menjatuhkan korban sebanyak mungkin pada barisan tentara Suriah dan sekutunya.

Kantor berita Suriah, SANA, Selasa lalu melaporkan bahwa pasukan koalisi pimpinan AS masih berusaha menghimpun sisa-sisa ISIS di kawasan timur Suriah dengan tujuan membentuk milisi-milisi baru dengan nama-nama baru untuk mencuri dan menjarah kekayaan Suriah.

Mengutip keterangan penduduk di bagian selatan Hasakah, SANA melaporkan bahwa pada Senin malam lalu telah terjadi pendaratan beberapa helikopter AS untuk merelokasi warga negara asing yang menjadi komandan ISIS dari kawasan Tel Shair di selatan kota Shadadi menuju kawasan lain sejauh 20 kilometer. (mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*