Damaskus, LiputanIslam.com –  Direktur channel al-Alam milik Iran, Hossein Morteza, membantah laporan bahwa kelompok teroris ISIS kembali menguasai kota Abu Kamal di bagian tenggara provinsi Deir Ezzor, Suriah timur.

“Membukakan lagi sejumlah front perbatasan (Irak-Suriah) merupakan siasat pasukan pendudukan AS setelah berusaha mengembalikan nyawa ke tubuh organisasi teroris ISIS,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa Abu Kamal sangatlah strategis di lapangan sehingga masih menjadi incaran AS dalam banyak upayanya di Suriah.

“Karena itu dalam beberapa hari lalu terdapat upaya lebih dari satu kali untuk membuatkan kantung dan celah di kota ini,” terangnya.

Dia membantah laporan bahwa ISIS menguasai Abu kamal.

“Tak benar apa yang dipropagandakan oleh media bahwa ISIS menguasai Abu Kamal,” tegasnya.

Menurutnya, semua titik kota ini kembali tenang setelah tentara Suriah dan sekutunya merebut kembali berbagai titik wilayah yang semula kembali didatangi ISIS di sekitar distrik al-Jala dan al-Hasarat. Tentara Suriah juga telah mengamankan jalur Abu Kamal-Mayadin, dan berhasil menghabisi puluhan teroris ISIS.

Al-Alam menyebutkan bahwa beberapa hari lalu ISIS melancarkan serangan sengit disertai 10 serangan bom bunuh diri dengan bantuan logistik AS.

Abu Kamal sempat sekian tahun dikuasai oleh ISIS namun berhasil dibebaskan oleh tentara Suriah pada November 2017, dan sejak kalah perang ISIS kehilangan sebagian besar wilayah yang semula didudukinya di Suriah dan kini hanya tinggal di beberapa kantung yang terbatas dan tersebar di kawasan Badiah Suriah serta provinsi Deir Ezzor dan wilayah selatan negara ini. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*