Damaskus, LiputanIslam.com –  Sekjen Persatuan Suriah, Fajr Zaidan, menyatakan Amerika Serikat (AS) berusaha menjalankan lagi konspirasi bom kimia sebagaimana pernah dilakukannya di Khan Sheykhun dan Ghouta Timur untuk mencemarkan nama baik pemerintah dan tentara Suriah di mata dunia.

Zaidan menyatakan hal tersebut kepada Sputnik milik Rusia, Rabu(20/6/2018), sembari menyerukan agar upaya keji AS itu diantisipasi sedapat mungkin oleh semua pihak, termasuk oleh kalangan oposisi.

Menurutnya, Rusia berhasil memonitoring dan menyingkap rencana AS untuk menebar isu baru yang menyasar citra pemerintah dan tentara Suriah sebagaimana skenario isu bom kimia Khan Sheykhun dan Ghota Timur, “tapi kali ini tidak akan seperti sebelumnya, karena semua pihak akan menghadapinya.”

Zaidan mengimbau kepada semua pihak oposisi Suriah untuk mengeluarkan statemen bersama yang mengajak kepada persatuan untuk melawan sepak terjang AS tersebut, “karena sasarannya pertama adalah rakyat Suriah sendiri sebelum kemudian Pasukan Arab Suriah dituduh sebagai pelaku kejahatan ini.”

“Siapapun pemimpin dan oposisi yang menolak penandatanganan statemen ini akan menjadi musuh utama bagi setiap rakyat Suriah, sebab mereka selalu mengaku melawan pemerintah demi rakyat. Jadi, ini merupakan kesempatan bagi kalian untuk membela rakyat di depan rencana-rencana AS yang menyasar mereka, terlepas dari soal apakah mereka mendukung atau tidak mendukung pemerintah,” seru Zaidan.

Zaidan kemudian mengimbau pemerintah Suriah menempuh upaya-upaya diplomatik secara resmi dan masif demi menggagalkan rencana kotor AS tersebut.

Sebelumnya di hari yang sama Jubir Kemlu Suriah Maria Zakharova, mengatakan, “Ada persiapan-persiapan provokasi baru untuk serangan kimia di Suriah lalu mereka menuduh Damaskus.”

Dia juga mengatakan bahwa pasukan Suriah dan sekutunya telah mendapat serangan di kawasan Abu Kamal namun Washington menepis dugaan bahwa serangan itu dilakukan oleh AS. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*