TelAviv, LiputanIslam.com –  TV Israel channel 10 dalam laporan khususnya, Kamis (28/12/2017), menyebutkan bahwa negara Zionis ini menjalin perjanjian rahasia dengan Amerika Serikat (AS) untuk mengatasi “ancaman Iran.”

Mengutip keterangan “perwakilan tinggi” pemerintahan Presiden AS Donald Trump dan pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, saluran itu menjelaskan bahwa perjanjian itu dicapai dalam sebuah pertemuan rahasia para pejabat keamanan dan intelijen kedua negara di Gedung Putih pada 12 Desember lalu.

Dalam pertemuan itu delegasi Israel dipimpin oleh penesehat keamanan nasional Meir Ben-Shabbat, Israel, sedangkan delegasi AS dipimpin oleh penasehat keamanan nasional Herbert McMaster.

Kesepakatan ini menjamin transformasi beberapa prinsip yang dinyatakan Trump dalam pidatonya mengenai Iran pada 13 Oktober lalu menjadi langkah-langkah kongret.

Dalam kesepakatan itu keduanya mengakui beberapa tujuan strategis kolektif kedua negara, dan mencanangkan pembentukan beberapa kelompok kerja. Kelompok pertama membawa misi membangun mekanisme diplomatik. Sedangkan kelompok kedua membawa misi rahasia dengan target mencegah “upaya Iran” meraih senjata nuklir dan memperkuat posisinya sebagai kekuatan regional di negara-negara lain semisal Suriah dan Lebanon.

Kelompok kedua juga bertugas mengoordinasi kebijakan Israel dan AS di kawasan pasca perang saudara di Suriah, dan mengatur perlakuan terhadap kelompok Hizbullah Lebanon yang mereka anggap sebagai kelompok teroris.

Kelompok ketiga menjalankan tugas khusus berkenaan dengan program rudal balistik Iran, sementara kelompok keempat bertugas mempelajari berbagai skenario keterlibatan Iran atau Hizbullah dalam konflik regional yang berpotensi meledakkan Timteng secara keseluruhan. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL