AlQuds, LiputanIslam.com –  Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah membeli sebuah hotel di Al-Quds (Yerussalem) sebagai persiapan untuk pemindahan kedubesnya dari Tel Aviv ke Al-Quds pasca keputusan Presiden AS Donald Trump mengakui kota ini sebagai ibu kota Israel.

Mengutip laporan  Channel 7 milik Israel, Palestinian Information Center (PIC), Senin (25/12/2017) menyebutkan bahwa hotel itu adalah Diplomat Hotel yang terletak di bagian tenggara Al-Quds, kawasan yang di kantor Kementerian Kmigrasi dan Penyerapan Israel.

Hotel di lingkungan Talpiot itu bersebelahan dengan gedung konsulat AS, dan telah dibeli oleh pemerintah AS pada tahun 2014.

Menlu AS Rex Tillerson semula menyatakan bahwa proses pemindah Kedubes itu akan memakan waktu sekira dua tahun, tapi kemudian mundur lagi dan bahkan mengatakan bahwa rencana untuk penyelesaian proses dalam tiga tahun adalah “ambisius”. Namun sekarang AS mulai menunjukkan langkah kongkret pertama untuk proses ini.

Penghuni Diplomat Hotel telah diberitahu bahwa masa sewa dua tahun mereka tidak akan diperbaharui, dan mereka akan diminta untuk mengosongkan bangunan tersebut dalam dua tahun ke depan.

Channel 2 Israel belakangan mengungkapkan bahwa sebuah delegasi yang dipimpin oleh asisten pribadi Trump telah datang ke Al-Quds untuk melakukan persiapan teknis pemindahan Kedubes AS.

Channel ini menjelaskan bahwa Kedubes AS akan dipindah ke Diplomat Hotel di Al-Quds untuk sementara waktu sampai bangunan yang didirikan untuk Kedubes AS siap ditempati.  (mm/pic/globes)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL