Arbin, LiputanIslam.com –  Armada bus telah memasuki bagian selatan kawasan Ghouta Timur yang dikuasai oleh kelompok militan Failaq al-Rahman sebagai persiapan untuk mengangkut sekira 7000 militan dan warga sipil setelah tertunda beberapa jam, Sabtu (24/3/2018).

Dengan adanya perkembangan ini maka kekuasaan Pasukan Arab Suriah atas kawasan Ghouta Timur sudah nyaris total.  Keluarnya militan teroris dan pemberontak dari Ghouta Timur merupakan pukulan telak bagi mereka karena mereka akhirnya kehilangan sarang mereka dekat Damaskus, ibu kota Suriah, setelah menguasainya sejak tahun 2012.

Jalanan kota Arbin sejak Sabtu pagi diwarnai pergerakan warga sipil dan militan untuk keluar. Abu Khalid, salah seorang militan di kota ini mengatakan kepada AFP, “Kami sedih atas keluarnya kami dari kami, tapi tak ada pilihan lain.”

Seperti diketahui, SAA menggelar operasi penumpasan kawanan teroris dan pemberontak di Ghouta Timur sejak 18 Februari lalu. Melalui operasi ini SAA secara bertahap berhasil memberikan tekanan hebat terhadap kawanan bersenjata setelah dapat memecah kawasan tersebut menjadi tiga kawasan terpisah hingga akhirnya kawanan bersenjata bersedia bernegosiasi dengan SAA. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL