Mahmoud-al-Zahar hamas palestinaGazaCity, LiputanIslam.com – Beberapa lama setelah tersiar kabar di media mengenai hubungan Hamas dengan Arab Saudi, salah satu tokoh senior Hamas, Mahmoud al-Zahar, akhirnya membenarkan kabar bahwa Hamas mendapat undangan resmi dari pemerintah Arab Saudi untuk berkunjung ke Riyadh.

Situs berita Palestina Falastin al-Youm saat melansir berita tersebut Minggu (15/3/2015) menyatakan bahwa al-Zahar tidak menyebutkan kapan Hamas akan memenuhi undangan tersebut.

Berbagai media sejak pekan lalu ramai memberitakan bahwa Riyadh telah melayangkan undangan resmi kepada Hamas. Anehnya, saat itu Hamas membantah berita tersebut.

Di bagian lain pernyataannya al-Zahar menyinggung soal mungkin atau tidaknya kesepakatan pertukaran tawanan Hamas dengan Israel.

“Selagi Israel tidak konsisten kepada semua komitmennya dalam perjanjian Wifa’ al-Ahrar maka kami tidak dapat berbicara mengenai perjanjian lain. Kami tidak ingin memberikan tebusan untuk kedua kalinya,” ungkap al-Zahar.

Perjanjian “Wifa’ al-Ahrar” berkenaan dengan penukaran tawanan Israel Gilad Shalit dengan 1027 tawanan Palestina. Israel mengkhianati perjanjian itu dengan menangkap lagi para tawanan Palestina yang sudah dibebaskan.

Belakangan ini para petinggi Hamas mengeluarkan statemen-statemen bahwa Hamas mengharapkan perluasan hubungan dengan Arab Saudi. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*