Dubai, LiputanIslam.com –  Pasukan keamanan kerajaan Bahrain mulai menggunakan kekerasan dalam menghadapi aksi konsentrasi massa yang membela ulama Syiah Syeikh Isa Qassim. Lima warga meninggal dunia terkena tembakan yang dilepaskan aparat terhadap konsentrasi massa di kawasan Diraz, Selasa (23/5/2017).

Kawasan Diraz menjadi pusat konsentrasi massa sejak sekira satu tahun lalu. Massa bersumpah untuk terus membela Syeikh Isa Qassim yang telah diadili secara in absentia, sementara Syeikh Qassim sendiri bertahan di rumahnya di kawasan tersebut.

Kemendagri Bahrain menyatakan bahwa aparat melancarkan operasi keamanan di Diraz untuk “menjaga keamanan dan sistem secara umum serta membasmi pelanggaran hukum.”

Selanjutnya, kementerian ini mengumumkan bahwa telah dilakukan penangkapan terhadap 50 “buronan keamanan”  yang berlindung di Diraz, dan beberapa petugas keamanan menderita luka dalam bentrokan dengan massa.

Dilaporkan bahwa aparat telah menyerbu rumah Syeikh Isa Qassim,  menangkap beberapa orang lain, dan sekira 100 orang terluka dalam bentrokan antara aparat dan massa yang menghadang aparat.

Belum ada laporan terpercaya mengenai kondisi Syeikh Isa Qassim, sementara kerajaan telah memutus jaringan internet, telefon dan listrik di kawasan Diraz.

Ahad lalu pengadilan Bahrain menjatuhkan vonis hukuman penjara bersyarat selama satu tahun dan denda sebesar 100,000 dinar terhadap Syeikh Qassim. Selain itu, dana keumatan sebesar 9 juta Dolar AS yang menjadi tanggungjawab Syeikh Isa serta dua bidang tanah atas nama Syeikh disita.

Kelompok-kelompok reformis Bahrain menyerukan aksi mogok umum dan demonstrasi besar-besaran tanpa henti di semua wilayah negara kecil ini.

Serbuan aparat Bahrain terhadap rumah Syeikh Isa Qassim terjadi selang dua hari setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengadakan pertemuan dengan Raja Bahrain Hamad bin Isa al-Khalifa di Riyadh, Arab Saudi. (mm/rayalyoum/alalam/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL