latihan perang iran

Replika kapal induk AS digempur pasukan Iran dalam latihan tempur bersandi “The Great Prophet 9” di Selat Hozmuz, 24 Februari 2015.

NewYork, LiputanIslam.com – Latihan perang bersandi “The Great Prophet 9” (Nabi Besar ke-9) dinilai lembaga pemberitaan Amerika Serikat (AS) Associated Press (AP) sebagai pesan bahwa Iran tidak akan menyerah dalam perundingan nuklir, sementara lembaga pemberitaan Rusia Itar-Tass menyebutkan bahwa Iran memiliki angkatan laut tercanggih di Timur Tengah (Timteng).

Sebagaimana dikutip kantor berita Iran, IRNA, AP menyebutkan, “Ujicoba sebuah senjata strategis baru merupakan demonstrasi baru kekuatan Iran yang dilakukan hanya beberapa pekan setelah penundaan pencapai kesepakatan mengenai program nuklir Iran dengan AS dan kekuatan-kekuatan besar dunia lainnya.”

Menurut AP, perundingan nuklir tersebut dilihat oleh Komandan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) ketika Jumat (27/2/2015) menyatakan pihaknya telah mengujicoba senjata strategis baru pada hari terakhir latihan perang maritim dan pertahanan udara. Dia menegaskan, “Sistem pertahanan udara ini akan berperan kunci dalam perang mendatang melawan ‘Setan Besar’”.

Komandan Angkatan Laut IRGC Laksamana Ali Fadavi tidak menyebutkan secara rinci alutsista yang telah diujicoba tersebut, namun TV Iran telah menayangkan penggalan pendek video peluncuran sebuah rudal dari bawah permukaan laut ke angkasa.

Dalam latihan tempur kali ini prajurit Iran telah meledakkan replika kapal induk AS yang dibuat sesuai ukuran aslinya.

Di bagian akhir laporannya, AP menyebutkan adanya keyakinan bahwa Iran memiliki arsenal rudal canggih yang dapat menyasar Israel dan pangkalan-pangkalan udara AS di kawasan Timteng.

Sejak Selasa lalu (24/2/2016) Iran menggelar latihan perang bersandi “The Great Prophet 9” di Selat Hormuz dan perairan Nilgoon selama tiga hari. Dalam manuver ini IRGC telah mengoperasikan beberapa alutsista dan taktik operasi militer baru untuk zona laut, darat dan pantai.

Berkenaan dengan latihan tempur ini, lembaga pemberitaan Rusia Itar-Tass menyebutkan bahwa di kawasan Timteng Iran memiliki angkatan laut tercanggih dan cukup untuk pertahanan wilayah teritorial lautnya.

Menurut Itar-Tass, IRGC telah menggunakan rudal balistik Fateh dan Zilzal untuk melenyapkan replika kapal induk AS di dekat Pulau Larak. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL