Beirut, LiputanIslam.com –   Militer Suriah sudah menyiagakan sistem S-300 militer Suriah dalam peristiwa serangan Israel pada hari Minggu malam (1/7/2019), namun fasilitas itu tidak digunakan,  demikian sebuah sumber mengatakan kepada Sputnik News versi bahasa Arab.

Menurut sumber itu, S-200 era Soviet berhasil mencegat lima dari enam rudal jelajah Israel yang ditembakkan ke arah Gubernur Homs, sehingga tidak perlu menggunakan sistem S-300.

Baca: Rusia Sebut Serangan Israel ke Suriah Ancaman Bagi Stabilitas Regional

Angkatan Udara Israel melancarkan serangan laut dan udara ke provinsi Damaskus dan Homs, menyebabkan kerusakan signifikan pada sejumlah daerah di bagian barat daya Suriah, termasuk kota Sahnaya.

Sebelum serangan itu, perusahaan Image Satellite International yang berbasis di Israel merilis foto yang menunjukkan bahwa sistem S-300 Suriah sepenuhnya utuh dan siap dioperasikan di kota Masyaf.

Militer Suriah pertama kali menerima sistem S-300 dari Rusia pada 1 Oktober 2018. Rusia mengirim sistem itu setelah menyalahkan Angkatan Udara Israel atas tertembak jatuhnya pesawat pengintai IL-20 militer Rusia di lepas pantai Latakia oleh sistem pertahanan udara Suriah.

Baca: Suriah Nyatakan Serangan Israel Bertujuan Mendongkrak Sisa Mental Teroris di Idlib

Kementerian Pertahanan Rusia menjelaskan bahwa jet tempur F-16 Israel berlindung di balik IL-20 ketika pertahanan udara Suriah berupaya mencegat serangan udara Israel, namun militer Israel membantah tuduhan ini.

Selama sembilan bulan terakhir, S-300 belum dinyatakan operasional. Namun, sejak 30 Juni lalu hasil pencitraan satelitet Israel menunjukkan penyiagaan empat unit S-300 dan sistem radar.

Radar ini memiliki jangkauan deteksi ratusan kilometer, dan rudal S-300 diduga dapat mencegat target pada jarak hingga 200 km. Wilayah Masyaf yang menjadi tempat penyiagaan rudal itu hanya berjarak puluhan kilometer dari daerah yang dinyatakan Suriah mendapat serangan udara pada Senin pagi. (mm/alalam/almasdarnews/meforum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*