Sanaa, LiputanIslam.com –  Pasukan rudal Ansarullah (Houthi) di Yaman mengaku telah melesatkan lagi rudal balistik ke dua posisi militer Arab Saudi di Jizan.

Ansarullah yang sudah sekian lama berperang melawan pasukan koalisi pimpinan Saudi, Jumat (26/1/2018), menyatakan bahwa tentara Yaman dan pasukan Komite Rakyat telah meluncurkan rudal “Zilzal 1” dan “Zilzal 2” untuk menghajar pasukan Saudi.

Sumber militer Yaman menyatakan serangan rudal ini telah menewaskan dan melukai sejumlah tentara Saudi serta membakar beberapa peralatan militer mereka di Markas Shiyabah di Jizan.

Belum ada tanggapan dari pihak Saudi atas pernyataan Ansarullah tersebut.

Ansarullah juga menyatakan bahwa sejumlah “pasukan bayaran Saudi dan sekutunya” juga tewas dan luka ketika mereka berusaha menyerang posisi tentara Yaman dan Komite Rakyat namun dihadang oleh pasukan Yaman di kawasan Asifarah dan Gunung Al-Wa’as di provinsi Taiz.

Seperti diketahui, Saudi dan sekutunya sudah sekira tiga tahun melancarkan serangan udara secara intensif ke Yaman dengan dalih demi memulihkan pemerintahan Abd Rabbuh Mansour Hadi yang tersingkir dari Sanaa, ibu kota Yaman, akibat revolusi yang digerakkan oleh kelompok Ansarullah.

Invasi militer itu telah menjatuhkan belasan ribu korban jiwa, dan puluhan korban luka, yang sebagian besar warga sipil, termasuk perempuan, anak kecil, dan lansia. Selain itu, serangan ini juga memaksa jutaan orang mengungsi, menimbulkan wabah penyakit kolera, dan menyebabkan kehancuran fasilitas infrastruktur Yaman.  (mm/rt/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*