Hudaydah, LiputanIslam.com –  Anggota biro politik gerakan Ansarullah Yaman, Mohammad Nasir al-Bukhaiti, menegaskan pihaknya masih eksis di kota Hudaydah dan pasukan kubu pro-Arab Saudi tak dapat mendekati bandara kota ini.

Dia menjelaskan bahwa garis kontak antara kedua pihak mencapai 1500 kilometer di kawasan pantai barat, sedangkan kawasan kontak di sekitar bandara itu hanya sekitar 8 kilometer dan di kawasan inilah pasukan dukungan Saudi mengerahkan segenap kekuatannya.

“Saya tegaskan dari dalam Hudaydah bahwa mereka (pasukan kubu Saudi) tak dapat memasuki bandara. Pertempuran ada di sekitar bandara, dan sekarang pasukan Yaman berhasil menghalau mereka dan menimpakan kerugian peralatan dan nyawa dalam jumlah besar pada mereka,” katanya, Selasa (19/6/2018).

Al-Bukhaiti mengatakan bahwa pasukan lawan sibuk mengevekuasi jenazah pasukannya yang tewas di sekitar Bandara Hudaydah dan menolong pasukannya yang terluka dengan menggunakan perahu. Dia menepis keras laporan bahwa pasukan lawan telah memasuki jantung kota Hudaydah.

“Kami ada di dalam kota Hudaydah dekat bandara. Pihak agresor kewalahan, tapi lantas mengerahkan segenap kekuatannya untuk mendapat kemenangan propaganda, di kawasan kontak yang tak lebih dari 8 kilometer,” ujarnya.

Dia menambahkan, “Pihak agresor berdusta, dan duniapun mengetahuinya karena ini bukanlah kali pertama mereka mengaku telah memasuki bandara tapi ternyata tidak memasukinya.” (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*