Sanaa, LiputanIslam.com –   Kelompok pejuang Ansarullah (Houthi) Yaman kembali menggempur bandara Abha dan Jizan di bagian selatan Arab Saudi dengan pesawat nirawak, namun Saudi mengaku berhasil merontokkan pesawat itu di kawasan Khamis Mushait pada Selasa malam pukul 10.34 waktu setempat.

Sembari menyebut Ansarullah sebagai “alat kejahatan teror” dan “sengaja menyasar warga sipil, juru bicara pasukan koalisi pimpinan Saudi Kol. Turki al-Maliki mengatakan, “Tak ada tujuan mereka yang tercapai, dan semua (pesawat nirawak Ansarullah) telah dihancurkan dan dijatuhkan.”

Baca: Pejabat Iran Nyatakan Penembakan Drone AS Adalah Pesan Bagi Orang Yang Takut Kepada AS

Sebelumnya, Ansarullah mengumumkan pihaknya telah menyerang bandara Abha dan Jizan dengan pesawat nirawak.

Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman yang bersekutu dengan Ansarullah, Brigjen Yahya Sarie, mengatakan bahwa pesawat-pesawat nirawak Yaman jenis Qasif K-2 telah beraksi dan menjalankan operasi masif menuju bandara internasional di Abha dan Jizan dengan sasaran lapangan udara dan obyek-obyek militer lain.

“Operasi ini telah mengena sasaran dengan akurasi yang tinggi di dua bandara itu hingga menyebabkan terhentinya navigasi udara di keduanya,” ujar Sarie.

Baca: Ansarullah Yaman Serang Bandara Abha dan Jizan Dengan Pesawat Nirawak, 1 Tewas

Dia menekankan lagi bahwa operasi serangan ini tak lain merupakan balasan atas “kejahatan agresi” serta blokadenya terhadap Yaman sejak lima tahun silam.

Yahya Sarie menyerukan kepada warga sipil agar menjauhi bandara dan situs-situs militer Saudi dan sekutunya karena semua itu “akan terus menjadi sasaran yang sah” bagi pasukan Yaman “selagi agresi dan blokade” terhadap Yaman tidak dihentikan.

Serangan tersebut merupakan yang keenam kalinya terhadap bandara Abha dan Jizan dalam kurun waktu kurang dari satu bulan. Serangan sebelumnya telah menjatuhkan korban jiwa dan kerugian materi pada Saudi. (mm/raialyoum/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*