Sanaa, LiputanIslam.com –  Dewan Pers Gerakan Ansarullah Yaman, Ahad (25/11/2018), merilis statemen berisikan apreasi atas gelombang protes masyarakat di Tunisia, Aljazair, Mesir dan Mauritania terhadap kunjungan Putra Mahkota Arab Saudi Mohamed bin Salman ke negara-negara Arab tersebut.

“Kami di Dewan Pers Ansarullah atas nama segenap bangsa Yaman berterima kasih kepada kaum merdeka Tunisia, Aljazair, Mauritania, dan Mesir atas penolakan mereka terhadap kunjungan sosok pembantai anak-anak kecil Yaman dan para jurnalis ini.  Kami mengucapkan selamat atas sikap yang menunjukkan keberanian, kebebasan, dan kehormatan mereka ini,” bunyi statemen tersebut.

Dewan Pers Ansarullah menambahkan, “Kami menghargai kebenaran sikap berbagai partai dan elemen politik serta para insan pers yang telah menampilkan nilai-nilai Islam yang murni dan kearaban sejati di negara-negara Arab bagian barat dengan menolak kunjungan gembong penjahat dunia dan penggerak normalisasi hubungan dengan Rezim Zionis (Israel) ini.”

Dewan ini kemudian menyerukan kepada semua bangsa agar menunjukkan penolakan mereka terhadap “rezim (Saudi) yang telah membuat terorisme dan fitnah serta mengacaukan stabilitas di semua negara regional dan telah bertindak jauh dalam pembantaian bangsa Yaman.”

Dewan ini mengingatkan bahwa berbagai negara besar dunia, terutama Amerika Serikat (AS), telah menggadaikan nilai-nilai kemanusiaan karena mereka menyokong Saudi semata-mata hanya lantaran Saudi merupakan negara yang kaya raya.

Dewan Pers Ansarullah mengecam keras upaya Presiden AS Donald Trump membela Mohamed bin Salman dalam kasus pembantaian sadis terhadap jurnalis Saudi Jamal Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul, Turki.  (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*