Sanaa, LiputanIslam.com –  Anggota Dewan Tinggi Politik Yaman Mohammad Ali al-Houthi yang berasal dari kelompok pejuang Ansarullah menyatakan bahwa veto Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap resolusi penghentian dukungan AS kepada perang Yaman merupakan bukti bahwa perang Yaman bukanlah perang saudara melainkan perang yang berkobar akibat agresi pihak-pihak asing.

“Veto Trump membuktikan keberprinsipannya secara penuh pada terorisme dan kejahatan serta pembuatan dan pelestariannya, bertolak belakang dengan apa yang diklaim oleh pemerintah AS mengenai perang terhadapnya,” ungkap Mohammad Ali al-Houthi melalui halaman Twitter-nya, Rabu (17/4/2019).

Sebelumnya, ketua delegasi nasional Yaman Mohammad Abdul Salam menyebut veto Trump menunjukkan bahwa AS bertanggungjawab atas genosida dan blokade secara biadab terhadap bangsa Yaman.

Dia menambahkan bahwa pemerintah AS bukan saja berpartisipasi dalam agresi terhadap Yaman, melainkan bahkan merupakan pihak yang mengambil keputusan perang, sedangkan Arab Saudi dan sekutunya hanyalah pihak yang mengekor dan menerapkan keputusan itu demi memuaskan ambisi Washington.

Senada dengan ini, anggota Biro Politik Ansarullah, Abdul Wahab al-Mahbashi, berkomentar bahwa veto Trump itu menambah keyakinan bangsa Yaman bahwa pihak yang mereka lawan dan perangi adalah AS sehingga pada gilirannya juga memperkuat solidaritas bangsa Yaman.

“Keputusan AS itu mempersatukan bangsa Yaman di belakang para pemimpin resistensi nasionalnya, sebagai bangsa Iran bersatu di belakangan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) setelah penerapan sanksi (AS) terhadapnya,” imbuh al-Mahshabi.

Donald Trump telah memveto sebuah resolusi yang menyerukan penghentian dukungan AS kepada perang yang dipimpin Arab Saudi terhadap Yaman. Trump bahkan balik menyebut resolusi ini berbahaya.

 

Dia mengatakan, “Resolusi ini adalah upaya berbahaya yang tidak perlu untuk melemahkan otoritas konstitusional saya, membahayakan kehidupan warga AS dan anggota layanan yang berani, baik hari ini maupun di masa depan.”. (mm/alalam/anadolu)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*