yaman mohammad abdulsalamSanaa, LiputanIslam.com – Juru bicara Ansarullah (Houthi) Mohammad Abdulsalam menyatakan kelompok penggerak revolusi rakyat Yaman ini tidak akan bersedia berunding mengenai penyelesaian krisis Yaman apabila Arab Saudi menjadi tuan rumah perundingan, serangan udara ke Yaman masih berlanjut dan blokade terhadap Yaman tidak dihentikan. Bersamaan dengan ini dilaporkan bahwa serangan Saudi masih berlanjut dan menewaskan puluhan orang.

“Kami menghendaki penghentian agresi sepenuhnya, pencabutan blokade Yaman dan perundingan politik untuk mengatasi krisis Yaman di bawah payung PBB,” ungkap Abdulsalam dalam wawancara dengan al-Mayadeen, Kamis (23/4).

Dia menambahkan bahwa pihaknya setuju apabila perundingan dilakukan di Muskat, ibu kota Oman, namun dia menekankan bahwa serangan ke Yaman harus dihentikan terlebih dahulu. Oman adalah satu-satunya negara anggota Dewan Kerjasama Teluk (GCC) yang tidak terlibat dalam koalisi 10 negara pimpinan Arab Saudi yang melancarkan serangan udara ke Yaman.

Menurutnya, serangan udara Saudi dan negara-negara sekutunya masih berlanjut meskipun Selasa malam lalu (21/4) Saudi sudah mengumumkan penghentian serangan bersandi “Badai Mematikan” tersebut.

Kamis kemarin dilaporkan sedikitnya 20 orang tewas akibat berlanjutnya serangan Saudi.

Press TV menyebutkan bahwa serangan udara koalisi pimpinan Saudi di distrik Dhale menimpa dua sekolah dan gimnasium, sementara di kota Aden menerjang bandara. Serangan udara Saudi juga menyasak sebuah kawasan antara Aden dan Lahij.

Di dekat perbatasan kedua negara, artileri Saudi juga menyerang beberapa posisi milisi gerakan Ansarullah di kawasan al-Mosales dan al-Hesameh serta kamp pengungsi di bagian utara provinsi Hajjah.

Al-Mayadeen melaporkan, para politisi di Yaman berpendapat bahwa penghentian serangan ke Yaman Selasa malam lalu diumumkan Saudi antara lain karena terjadi perselisihan antarnegara anggota koalisi serta akibat persoalan dalam negeri Saudi sendiri, bukan karena adanya iktikad baik dari rezim Riyadh. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL