Riyadh, LiputanIslam.com –  Jubir pasukan koalisi Arab pimpinan Arab Saudi Kolonel Turki al-Maliki menyatakan bahwa salah satu kapal tanker minyak Saudi telah diserang oleh kelompok Ansarullah (Houthi), Selasa (3/4/2018), di perairan internasional di barat Pelabuhan Hudaydah yang dikuasai oleh Ansarullah.

Dalam siaran persnya, Selasa, dia mengatakan bahwa serangan itu gagal karena hanya “menimbulkan kerusakan kecil yang tak berpengaruh” dan kapal tanker itu dapat melanjutkan pelayarannya ke arah utara diiringi salah satu kapal pasukan koalisi Arab.

Namun demikian, dia menambahkan,  “Serangan teror ini merupakan ancaman berbahaya bagi kebebasan pelayaran dan perdagangan internasional di Selat Bab al-Mandeb dan Laut Merah, dan dapat pula menimbulkan kerusakan lingkungan dan perekonomian.”

Dia mengingatkan bahaya berlanjutnya serangan Ansarullah dan dukungan Iran kepadanya.  Dia juga menyerukan keharusan pelabuhan itu diawasi oleh pihak internasional agar tidak dipakai sebagai “pangkalan militer” untuk menyerang jalur pelayaran.

Ketua Komisi Tinggi Revolusi Yaman Mohammad Ali al-Houthi Ahad lalu menegaskan, “Segala opsi terbuka untuk menghadang agresi selagi masih berlangsung terhadap bangsa Yaman.  Kami akan menggunakan segala sarana yang tersedia untuk melawan.”

Dia mengatakan Ansarullah kini mengincar berbagai fasilitas strategis perekonomian Saudi.

“Ansarullah akan terus menyerang perusahaan Aramco dan fasilitas-fasilitas strategis Saudi lainnya agar ada reaksi perlawanan terhadap musuh yang arogan. Bangsa Yaman akan menyerang program ekonomi Saudi yang terepresentasi dalam perusahaan Aramco, dan ini akan mempengaruhi proyek Neom,” lanjutnya. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL