Sanaa, LiputanIslam.com –  Kelompok Ansarullah (Houthi) yang berkuasa di Sanaa, ibu kota Yaman, menuding pasukan koalisi Arab pimpinan Arab Saudi sengaja menebar berita hoax demi “menutupi kejahatannya terhadap warga sipil di Yaman.”

“Penyebaran kabar keterbunuhan para pimpinan yang mendukung Houthi tak lain adalah upaya para agresor untuk menutupi kejahatannya sekarang terhadap warga sipil di provinsi Hudaydah dan Taiz,” ungkap Ali Al-Qahoum, anggota biro politik Ansarullah, Selasa (26/12/2017).

Dia menyebutkan bahwa jet tempur pasukan koalisi pimpinan Saudi hari itu telah menyerang sebuah pasar di Taiz hingga menjatuhkan puluhan korban tewas dan luka di kalangan sipil, menggempur sebuah rumah warga di distrik Al-Tahita, provinsi Hudaydah, hingga menewaskan 14 warga sipil yang beberapa di antaranya perempuan dan anak kecil, dan membom sebuah area pertanian di distrik Al-Khukha hingga menewaskan empat warga sipil.

“Pihak agresor hanya berbicara mengenai pembenaran serangan terhadap warga sipil dengan cara menyebar berita-berita demikian. Organisasi-organisasi internasional hendaknya datang dan melihat sendiri siapa yang menjadi sasaran serangan,” lanjutnya.

Sejumlah media internasional Senin lalu melansir kabar bahwa tokoh terkemuka Ansarullah Yasir Al-Ahmar dan sejumlah orang yang bersamanya terbunuh, sementara pihak presiden tersingkir Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi yang bermusuhan dengan Ansarullah tidak mengkonfirmasi kabar tersebut.

Al-Qahoum menegaskan bahwa serangan udara dan blokade pasukan koalisi Arab tidak akan membuat Yaman menyerah, dan malah justru semakin mengobarkan tekad mereka untuk berjuang dan melawan. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL