saudi dan yamanSanaa, LiputanIslam.com – Kepala Biro Politik Ansarullah Yaman, Saleh al-Samad, memastikan bahwa agresi Arab Saudi dan negara-negara sekutunya dengan dukungan Amerika Serikat (AS) terhadap Yaman gagal total dan kini mereka sedang menyiapkan keadaan untuk menyembunyikan kegagalan ini.

“Apa yang dihembuskan sekarang oleh beberapa media dan aktivis yang berafiliasi dengan para agresor itu mengenai adanya kesefahaman dan dialog (Ansarullah) dengan Saudi adalah dalam rangka menutupi kegagalan para agresor,” ungkap al-Samad, sebagaimana dilansir al-Manar, Minggu (13/3).

Dia menjelaskan, “Para agresor tak sanggup memaksa rakyat Yaman bertekuk lutut, dan sekarang mereka bermaksud menciptakan keadaan supaya publik mereka dapat menerima kesefahaman itu dan memaklumi pengumuman mengenai kegagalan tujuan agresi terhadap Yaman tersebut.”

Al-Samad menambahkan bahwa Saudi cs juga bermaksud menghilangkan motivasi dan kewaspadaan publik Yaman terhadap bahaya Saudi cs.

Laporan serupa juga dirilis al-Khabar, Yaman. Disebutkan bahwa al-Samad memastikan bahwa Saudi cs sudah frastasi, sementara Ansarullah hanya akan bersedia meneken kesepakatan yang dapat meringankan penderitaan rakyat Yaman.

“Para agresor sudah frustasi dan gagal. Gencatan senjata tentu dikehendaki oleh seluruh rakyat Yaman, dan kamipun tidak akan mengabaikan kesepakatan yang dapat mengurangi penderitaan rakyat,” tulis al-Samad di halaman Facebooknya.

Dia menjelaskan bahwa beberapa peristiwa yang terjadi belakangan ini di perbatasan Yaman – Saudi merupakan pertemuan pertama kalinya antara Ansarullah dan Saudi untuk pertukaran salah seorang tawanan Saudi yang sakit dengan beberapa tawanan Yaman.

“Pertemuan seperti ini wajar dalam peperangan, dan itu memang harus dilakukan dalam suasana tenang dan setelah segala sesuatunya sudah terkondisikan,” lanjutnya. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL