Sanaa, LiputanIslam.com –  Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman, Saleh Al-Samad, menyatakan bahwa apa yang terjadi di ibu kota Yaman ini tidak akan mengusik kemitraan antara Ansarullah dan partai Kongres Rakyat, dan malah menguatkannya.

“Kami ingin meyakinkan semua komponen dan kekuatan politik, terutama mitra kami dalam pengelolaan negara, partai Kongres Rakyat, bahwa apa yang telah terjadi tidak akan mempengaruhi kemitraan politik yang telah terbangun, bahkan justru menguatkan, menumbuhkan, dan mengembangkannya demi pengerahan upaya menunjang frot perlawanan terhadap agresi (asing) dan membenahi kondisi lembaga-lembaga negara agar menunaikan kewajiban dan tanggungjawab nasionalnya sebaik mungkin dalam melayani warga dan menyediakan jalan-jalan hidup yang mulia bagi mereka,” ungkap Al-Samad dalam pidato televisi di Sanaa yang dikuasai oleh Ansarullah (Houthi), Selasa (5/12/2017).

Dia menegaskan bahwa Republik Yaman dengan semua lembaganya telah menjadi “lebih kuat dan tangguh pasca penggagalan rencana penumpasan Ansarullah oleh mendiang mantan presiden Ali Abdullah Saleh yang terbunuh belum lama ini.

Dia menambahkan bahwa lembaga militer Yaman akan menjadi kuat dan aktif, dan front-front pertempuran melawan agresi asing akan mengalami “sejumlah proses di mana musuh kehilangan semua harapannya untuk mewujudkan tujuan-tujuan hinanya, berusaha merealisasi angan-angannya untuk memecah konsentrasi, dan menciptakan polarisasi bagi siapapun yang memungkinkan untuk memudahkan kemajuan musuh, namun mereka akan gagal, dan kemenangan akan tercapai.”

Seperti diketahui, Senin lalu (4/12/2017) pasukan Ansarullah berhasil membunuh pemimpin partai Kongres Rakyat, Ali Abdullah Saleh, dan sejumlah besar loyalisnya. Ansarullah kemudian menegaskan bahwa dengan terbunuhnya Saleh maka berakhirlah krisis bersenjata antara kedua pihak di Sanaa. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL