AnsarullahSanaa, LiputanIslam.com – Gerakan Ansarullah (Houthi), Yaman, menyatakan bahwa gencatan senjata di berbagai front pertempuran di perbatasan Yaman-Saudi masih berlanjut.

“Sebagai langkah awal menuju terbukanya cakrawala cerah dan keberhasilan dialog Yaman-Yaman, gencatan senjata di front-front pertempuran sepanjang perbatasan, termasuk front perbatasan Midi, masih berlanjut, dan operasi militer di sejumlah provinsi di Yaman akan dihentikan,” tulis juru bicara Ansarullah Mohammad Abdel Salam di halaman Facebook-nya, sebagaimana dilansir al-Masirah, Rabu (6/4).

Dialog Yaman-Yaman dijadwalkan akan berlangsung pertengahan bulan April ini dengan pengawasan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dia menambahkan, “Hal ini merupakan langkah pertama untuk menghentikan operasi militer di lokasi-lokasi perang lainnya demi mencapai penghentian total operasi militer di negara ini, selain demi merampungkan persoalan mengenai orang-orang yang hilang dan para tawanan.”

Seperti diketahui, Saudi dan sembilan negara Arab sekutunya menggempur Yaman dengan dukungan Amerika Serikat sejak Maret 2015 sampai sekarang.
Saudi semula bersumpah untuk menumpas Ansarullah demi memulihkan pemerintahan presiden tersingkir Mansour Hadi, namun Saudi gagal memenuhi sumpah itu hingga akhirnya menjalin kompromi-kompromi tertentu dengan Ansarullah.

Serangan Saudi dan sekutunya ke Yaman telah menjatuhkan ribuan korban jiwa dan luka yang sebagian besar adalah warga sipil, termasuk perempuan dan anak kecil, serta menghancurkan sekitar 80 persen fasilitas infrastruktur Yaman. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL