Sanaa, LiputanIslam.com –  Seorang narasumber dari pasukan rudal Yaman yang bersekutu dengan kelompok pejuang Ansarullah (Houthi) menyatakan bahwa rudal jenis baru telah digunakan terhadap pasukan koalisi Arab pimpinan Arab Saudi, Jumat (29/6/2018).

“Rudal balistik yang telah digunakan hari ini terhadap pasukan koalisi adalah rudal balistik canggih jenis baru yang baru pertama kali digunakan,” ungkapnya, seperti dilansir Sputnik milik Rusia.

Dia menjelaskan bahwa rudal ini memiliki spesifikasi mutakhir dan akan diungkap pada beberapa hari mendatang, dan pasukan rudal Yaman memastikan bahwa rudal jarak pendek ini telah menghantam sasaran dengan presisi tinggi dan menghancurkannya secara total di kawasan pesisir barat Yaman.

Dia menambahkan bahwa jarak tempuh, kemampuan baru, dan namanya akan diumumkan setelah ujicoba di lapangan selesai sepenuhnya.

Penembakan rudal baru ini dilakukan di tengah eskalasi pertempuran antara pasukan loyalis mantan presiden Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi yang didukung koalisi pimpinan Saudi di satu pihak dan pasukan Ansarullah yang bersekutu dengan militer Yaman di pihak lain di kawasan pesisir barat Yaman.

Seperti diketahui, pasukan koalisi Arab melakukan intervensi militer ke Yaman sejak 26 Maret 2015 untuk membela pemerintahan Hadi melawan Ansarullah yang berhasil menguasai Sanaa, ibu kota Yaman dan sekitarnya.

Invasi militer tersebut menyebabkan tewas dan lukanya ratusan ribu warga sipil, dan PBB belum lama ini mengingatkan bahwa sebanyak lebih dari 22 juta orang di negara ini memerlukan bantuan segera. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*