Riyadh, LiputanIslam.com –   Satu lagi tentara Arab Saudi terbunuh dalam pertempuran dengan pasukan Ansarullah (Houthi) di wilayah perbatasan Saudi dengan Yaman, setelah dua tentara Saudi lainnya juga terbunuh dalam pertempuran di wilayah yang sama selama beberapa hari terakhir.

Kantor berita Saudi, SPA, Senin (18/9/2017), melaporkan bahwa pejabat wilayah  al-Mujaradah Yahya Bin Abdulrahman mengucapkan belasungkawa atas kematian perwira Saudi Atif bin Hasan al-Shahri dalam pertempuran dengan pasukan Houthi di perbatasan yang sudah dua tahun diwarnai kontak senjata antara kedua pihak tersebut.

Al-Shahri merupakan tentara ketiga Saudi yang dikabarkan tewas oleh otoritas negara kerajaan ini sehingga total jumlah tentara Saudi yang terbunuh, menurut data resmi yang tercatat oleh kantor berita Turki, Anadolu, menjadi 74 orang sejak 10 Mei lalu.

Sementara itu, Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman Mohammad Ali al-Houthi dalam wawancara dengan al-Alam milik Iran memastikan aliansi militer pimpinan Arab Saudi sama sekali tidak bisa mencapai ambisinya dalam melancarkan agresi militer ke Yaman berkat ketangguhan rakyat Yaman dalam menolak dan melawan intervensi asing.

Dia juga menegaskan bahwa Ansarullah dan Partai Rakyat Yaman pimpinan mantan presiden Ali Abdullah Saleh tetap bersatu dalam aliansi kekuatan yang tangguh.

“Sama sekali tak ada keraguan soal ketegangan antara Ansarullah dan Partai Rakyat Yaman pimpinan Ali Abdullah Saleh, tak ada kemungkinan untuk keruntuhan front dalam negeri ini, karena keduanya sama-sama menyadari pentingnya persatuan melawan para agresor, dan keduanya menjaga pendirian kolektifnya,” ungkap Ali al-Houthi.

Dia menambahkan bahwa Amerika Serikat dan rezim Saudi selama ini berusaha menggagalkan proses perdamaian dan penyelesaian krisis Yaman melalui jalur politik. (mm/rayalyoum/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL