Sanaa, LiputanIslam.com –   Pemimpin gerakan Ansarullah (Houthi) Yaman, Abdel Malik al-Houthi, menegaskan bahwa Uni Emirat Arab (UEA) tak lama lagi akan menjadi sasaran serangan rudal tentara dan pasukan Komite Rakyat Yaman.

“Mulai sekarang UEA adalah negara yang tak aman karena berpotensi menjadi sasaran serangan rudal sewaktu-waktu, “ ungkap al-Houthi, Kamis (14/9/2017), sembari menyebutkan bahwa pasukan rudal Yaman telah melakukan ujicoba rudal yang jarak tempuhnya mencapai Abu Dhabi, ibu kota UEA.

Dia juga menegaskan bahwa pasukan Yaman sudah hampir memiliki angkatan laut yang dapat menerobos ke pelabuhan-pelabuhan Saudi dan bahkan bisa menjangkau kawasan pantai Palestina.

Menurutnya, pasukan yang bertempur melawan agresi Saudi dan sekutunya di berbagai front berasal dari berbagai kelompok mazhab dan suku, dan terdapat lebih dari 40 front pertempuran ribuan anak bangsa Yaman melawan aliansi pasukan musuhnya itu.

Mengenai Saudi dia menegaskan bahwa rezim Riyadh sudah menghamburkan banyak dana tapi justru menderita kekalahan besar, dan kini tentara Saudi dan UEA bermaksud melakukan pembalasan di Yaman atas kekalahannya di Irak dan Suriah.

Dia menambahkan bahwa Amerika Serikat (AS) dan Israel berada di balik tragadi dan krisis di kawasan Timteng karena campur tangan Saudi dan UEA di Yaman dilakukan dengan keputusan langsung dari AS, sementara AS dan Israel sama-sama berusaha berdominasi di kawasan ini. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL