pro ansarullah Yaman6Sanaa, LiputanIslam.com – Gerakan Ansarullah alias Syiah al-Houthi mengancam akan melancarkan serangan balasan telak hingga ke dalam istana-istana para penguasa Arab Saudi. Bersamaan dengan ini terjadi pertempuran “tersengit” antara pasukan al-Houthi dan tentara Saudi di perbatasan kedua negara, sementara pasukan al-Houthi di provinsi Taiz berhasil menguasai pangkalan strategis di kawasan yang menghadap ke Selat Bab al-Mandeb.

“Pembunuhan penduduk di kamp pengungsi Hajja yang didirikan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Yaman pada tahun 2007 jelas merupakan tindak kejahatan, tentara Yaman dan para pemimpin revolusi negara ini akan memberikan balasan setimpal… Balasan akan menerjang hingga ke dalam istana-istana para penguasa Arab Saudi ” ungkap anggota Dewan Politik Ansarullah dalam wawancara dengan lembaga pemberitaan Irak, al-Ahed, Selasa (31/3/2015).

“Jet-jet tempur Saudi sengaja menjadikan kota-kota, pabrik-pabrik, dan instansi-instansi vital Yaman sebagai sasaran serangan dengan tujuan menciptakan kepanikan dan ketakutan di tengah orang-orang Yaman,” imbuhnya.

Dia juga mengatakan, “Kami memiliki kekuatan yang cukup, semua opsi ada di tangan kami.”

Mengenai situasi pertempuran di kota Aden yang menjadi tempat pelarian presiden tersingkir Abd Rabbuh Mansur Hadi sebelum akhirnya kabur ke luar negeri, dia mengatakan bahwa sekarang hanya bagian kecil kota ini yang masih dikuasai oleh pasukan loyalis Hadi.
“Operasi pembersihan Yaman selatan dari milisi Hadi dan para teroris al-Qaeda sudah mendekati batas akhir,” katanya.

Pertempuran “Tersengit” di Perbatasan

Bberbagai sumber menyatakan telah terjadi pertempuran sengit pasukan Ansarullah dan tentara Yaman melawan tentara Saudi di wilayah perbatasan kedua negara.

Penduduk dan warga adat di bagian utara Yaman, sebagaimana dilaporkan Reuters, menyebutkan beberapa helikopter Saudi terbang di wilayah perbatasan bersamaan dengan terjadinya pertempuran sengit yang ditandai dengan saling gempur dengan melesatkan roket dan peluru mortir.

Mereka mengatakan pertempuran ini merupakan kontak senjata langsung yang tersengit antara kedua pihak sejak pasukan koalisi Arab pimpinan Saudi melancarkan serangan udara ke Yaman.

Al-Houthi Kuasa Pangkalan Strategis Dekat Selat Bab al-Mandeb

Di tempat lain, para pejabat lokal Yaman mengatakan kepada Reuters bahwa pasukan Houthi berhasil memasuki pangkalan militer di kawasan pantai yang menghadap perairan strategis Selat Bab al-Mandeb, Laut Merah. Mereka menyebutkan bahwa pasukan Divisi Lapis Baja 17 Yaman di distrik Dabab, provinsi Taiz, telah membuka gerbang pangkalan itu kepada para petempur al-Houthi.

Serangan udara Saudi cs kemarin memasuki hari keenam. Sejauh ini serangan udara koalisi telah menjatuhkan sedikitnya puluhan korban tewas yang sebagian besar adalah warga sipil, termasuk perempuan dan anak kecil, serta melukai ratusan orang dan menyebabkan ribuan warga terpaksa mengungsi.

Associated Press melaporkan bahwa Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) dan Komite Internasional Palang Merah (ICRC) menyatakan prihatin atas banyaknya warga sipil yang menjadi korban serangan udara pasukan koalisi Arab pimpinan Saudi. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL