قوى اليمن تشترط وقف الغارات لحضورها مفاوضات الكويتKuwaitCity, LiputanIslam.com – Perundingan untuk mengatasi konflik Yaman dengan mediasi PBB dijadwalkan berlangsung di Kuwait, hari ini, Senin (18/4). Namun demikian, kabar yang tersiar justru menyebutkan bahwa pihak Ansarullah (Houthi) dan Kongres Nasional yang bersekutu dengan Ansarullah menyatakan tidak akan menghadiri perundingan itu jika pasukan koalisi Arab pimpinan Arab Saudi belum menghentikan secara total serangannya terhadap Yaman.

Delegasi Saudi dilaporkan sudah tiba di Kuwait sejak Kamis kemarin untuk menghadiri perundingan tersebut. Sedangkan delegasi Ansarullah dan Kongres Nasional sebenarnya juga dijadwalkan tiba di Kuwait di hari yang sama, tapi ternyata terjadi penundaan.

Sebuah sumber Yaman mengatakan kepada situs Arab21 bahwa Kongres Nasional juga menyatakan tidak akan beranjak dari Sanaa, ibu kota Yaman, menuju Kuwait selagi pasukan koalisi pimpinan Saudi belum menghentikan secara total serangannya terhadap Yaman.

Situs ini juga menyebutkan bahwa utusan PBB untuk Yaman Ismail Ould Cheikh Ahmed sudah berada di Kuwait dan telah berulangkali menghubungi Ansarullah via telefon agar kelompok yang diperangi Saudi dan sekutunya ini segera mengirim delegasinya ke Kuwait, tapi ditanggapi Ansarullah dengan pengajuan prasyarat bahwa serangan udara pasukan koalisi harus dihentikan terlebih dahulu.

Sumber Yaman itu mengatakan tidak kecil kemungkinan perundingan damai Yaman di Kuwait akan tertunda satu atau dua hari sampai prasyarat Ansarullah dan Kongres Nasional itu dipenuhi.

Beberapa sumber lain juga mengatakan kepada al-Nahar milik Kuwait bahwa perundingan damai kemungkinan besar tak jadi dimulai hari ini. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL