Teheran, LiputanIslam.com – Militer Iran mengingatkan bahwa hitungan mundur untuk kehancuran Israel sudah dimulai sehingga negara ilegal Zionis itu “tidak lama lagi akan musnah untuk selamanya.”

Hal ini ditegaskan dalam sebuah statemen Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran yang berisikan kecaman terhadap “keputusan provokatif” Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memindah Kedubes AS untuk Israel dari Tel Aviv ke Al-Quds (Yerussalem).

Militer Iran menegaskan, “Keputusan provokatif  AS memindah Kedubesnya ke Al-Quds dan pengakuan atasnya sebagai ibu kota Rezim Zionis kembali menyingkap di depan dunia watak sesungguhnya pemerintahan kriminal ini dalam membangkitkan kekacauan dan menggoyang keamanan di kawasan.”

Militer Iran memastikan bahwa tindakan Trump itu yang sengaja dilakukan bersamaan dengan peringatan Hari Nakba serta peringatan berdirinya negara legal Zionis di tanah Palestina itu tidak akan dapat mengokoh eksistensi Israel yang memang “tak mengakar”.

“Sebaliknya, darah suci para syuhada dan mujahidin Palestina, terutama anak kecil, kaum perempuan, dan para lansia yang tak berdosa akan menyuburkan intifada bangsa Palestina melawan tindakan agresif ini,” tegas militer Iran.

Militer Iran juga menyangkan kebungkaman negara-negara Islam menyaksikan kekejaman pasukan Zionis pada 14-15 Mei lalu hingga menggugurkan 62 orang Palestina dan melukai lebih dari 3000 orang lainnya. Menurut militer Iran, peristiwa ini hanya akan mempercepat kedatangan ajal bagi Israel.

“Hitungan mundur bagi Rezim Zionis sudah dimulai. Tak syak lagi kejahatan itu akan membantu terciptanya solidaritas dan persatuan bangsa-bangsa Muslim penyeru kebenaran, dan dengan janji Allah, rezim pendudukan itu tak lama lagi akan binasa untuk selamanya,” ungkap militer Iran. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*