F-16 israel2London, LiputanIslam.com –  Pelanggaran zona udara Suriah dan serangan udara terhadap sasaran militer ataupun sipil di negara ini boleh dikata sudah biasa dilakukan oleh Israel.  Tapi belakangan ini terjadi perkembangan yang luar biasa, yaitu bahwa, menurut laporan-laporan resmi,  jet-jet tempur Israel itu telah dilawan oleh Suriah dengan tembakan rudal sehingga satu jet tempur dan satu pesawat nirawak pengintai milik Israel rontok. Demikian disebutkan oleh Rai al-Youm dalam editorialnya, Selasa (12/9/2016).

Menurut media online berbahasa Arab yang berbasis di London ini, di saat sorotan media Arab dan dunia terfokus pada gencatan senjata, terutama di kawasan Aleppo, komando umum angkatan bersenjata Suriah tiba-tiba merilis statemen memastikan beberapa posisi militernya di Rif Quneitra telah mendapat serangan udara dari Israel namun dilawan secara telak oleh pasukan pertahanan udara Suriah hingga dua pesawat Israel itu tertembak jatuh masing-masing di bagian barat daya provinsi Quneitra dan di bagian barat distrik Sa’sa’, provinsi Damaskus.

Rai al-Youm melanjutkan bahwa kubu oposisi Suriah yang selama ini “menari-nari” jika Israel menyerang Suriah tentunya terkejut mendengar kabar bahwa tiga rudal jenis Sam-300 milik pasukan pemerintah Suriah telah merontokkan dua pesawat Israel.

Pihak militer Israel sendiri membantah pesawatnya tertembak jatuh oleh pertahanan udara Suriah, sementara belum ada pihak independen yang berkomentar soal ini. Hanya saja, Israel mengakui bahwa selama beberapa tahun ini baru sekarang Suriah menembakkan rudal-rudalnya ke arah pesawat-pesawatnya yang terbang di angkasa Suriah.

Rai al-Youm menilai pengakuan ini penting dan menjadi sinyalemen kuat bahwa angkasa Suriah tidak akan nyaman lagi untuk pesawat-pesawat Israel, dan dalam peristiwa ini Presiden Suriah Bashar al-Assad bermaksud melayangkan pesan jelas dan tegas untuk Israel bahwa Suriah tetap kuat meskipun diganyang pemberontakan dan terorisme, bahwa Suriah tidak akan pernah melupakan kawasan Golan yang diduduki Israel, dan bahwa kini sudah tiba saatnya bagi Suriah untuk melawan agresi Israel. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL