Moskow, LiputanIslam.com – Turki telah memulai operasi militer bersandi “Tangkai Zaitun” terhadap milisi Kurdi di kawasan Afrin, provinsi Aleppo, Suriah utara, sejak Sabtu (20/1/2018). Berikut ini beberapa peristiwa yang terjadi selama Senin kemarin (22/1/2018):

  • Pusat Rusia Hmeimim Untuk Rekonsiliasi Suriah menyatakan telah terjadi gelombang pengungsi yang bergerak meninggalkan kawasan pertempuran di kota Afrin.
  • Pasukan Demokrasi Suriah (SDF) menolak tuduhan Turki bahwa SDF telah membom kota kecil Rihaniyeh di wilayah perbatasan Turki pada Minggu lalu. SDF menyatakan bahwa tentara Turki sendiri yang bertanggungjawab atas pemboman itu.
  • Turki mengumumkan pihaknya telah memulai serangan darat baru terhadap Afrin.
  • Menlu Jerman Sigmar Gabriel mengingatkan dampak tak terduga perang antara Turki dan YPG di Afrin.
  • Beberapa sumber dari dalam Afrin menyebutkan bahwa kota ini dan desa-desa sekitarnya mendapat serangan masif dari semua arah dan terjadi pertempuran sengit antara kedua pihak.
  • SDF menyatakan jumlah tentara Turki yang tewas di Afrin 18 orang, sedangkan yang luka 23 orang.
  • Tentara Turki menyatakan pihaknya bersama kelompok-kelompok bersenjata yang didukungnya berhasil menguasai Gunung Barsaya yang strategis di timur laut Afrin beberapa jam setelah memulai operasi darat dari kawasan Azaz yang bersebelahan dengan Afrin.
  • Jubir pemerintah Turki Bekir Bozdağ menyatakan Amerika Serikat (AS) harus menghentikan dukungannya kepada YPG jika ingin bekerjasama dengan Turki di Suriah.
  • Jubir pemerintah Turki menyatakan tidak jatuh korban di pihak pasukan Turki dalam operasi Tangkai Zaitun. Dia juga menuding Kurdi di Afrin telah membebaskan tahanan ISIS dengan syarat ikut berperang melawan pasukan Turki.
  • Kemlu AS menyatakan mengakui hak Turki melindungi wilayahnya dari ancaman kelompok-kelompok teroris, namun meminta Ankara menahan diri terkait dengan operasi militernya di Afrin.

(mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*