philip luther amnesti internasionalDubai, LiputanIslam.com – Lembaga Amnesti Internasional menilai hukuman mati Arab Saudi terhadap 47 terdakwa teroris, satu di antaranya ulama Syiah Syeikh Nimr al-Nimr, bermotif politik.

“Otoritas Saudi mengatakan bahwa hukuman mati itu dijalankan demi menjaga keamanan, tapi eksekusi terhadap Syekh Nimr Baqir al-Nimr menunjukkan bahwa hukuman mati ini digunakan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan politik dengan kedok perang melawan teroris,” ungkap direktur program Timteng dan Afrika Utara Amnesti Internasional , Philip Luther, kepada AFP, Sabtu (2/1/2016).

Kementerian Dalam Negeri Saudi menyatakan bahwa terpidana mati itu adalah 45 warga negara Saudi, satu warga Mesir, dan satu lagi warga Chad. Mereka dieksekusi di 12 kota Saudi dengan dakwaan terlibat dalam berbagai kasus, antara lain berfaham takfiri, ekstrimisme, keanggotaan dalam organisasi-organisasi teroris, dan “konspirasi jahat”.

“Tapi ini merupakan upaya membungkam kritikan anti rezim, terutama dari kalangan aktivis Syiah,” komentar Luther sembari menyebutkan bahwa proses penyidangan Syeikh al-Nimr “jelas tidak adil.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL