presiden suriah bashar assadDamaskus, LiputanIslam.com – Kantor kepresidenan Suriah, Kamis (28/7), merilis statemen Presiden Bashar al-Assad yang berisikan seruan kepada seluruh komponen bangsa negara ini supaya “berdiri di satu barisan bersama Pasukan Arab Suriah (SAA) yang bertekad untuk membasmi terorisme, terutama setelah segalanya sudah jelas bagi semua orang bahwa fenomena keji ini ditujukan terhadap Suriah sebagai sebuah negara, bangsa, budaya, dan identitas, tanpa membedakan anak-anak bangsanya.”

Sebagaimana dirilis kantor berita Suriah, SANA, dan dikutip laman berita Rai al-Youm, statemen itu menambahkan, “Rekonsiliasi nasional adalah jalan utama untuk menghentikan badai kekerasan, pembunuhan, dan kehancuran yang menerjang negara kita. Hari ini dan besok telah jelas bagi semua orang bahaya serangan terhadap negara kita ini. Presiden menyerukan kepada semuanya agar kembali ke pangkuan tanah air dan meletakkan senjata, dan mereka akan menemukan betapa Suriah akan kembali seperti sedia kala sebagai ibu pertiwi dan pelindung bagi semua, yang peduli kepada keamanan dan ketentraman serta masa depan generasi-generasi mereka. Kerena itu, kita semua akan dapat kembali hidup aman dan sentosa seperti yang semula kita banggakan di depan dunia.”

Lebih lanjut statemen itu menegaskan, “Ini merupakan kesempatan berharga bagi semua orang yang membawa senjata untuk mengekspresikan keterhubungan mereka dengan tanah air, dan semata-mata mendengar suara tanah air yang menyeru mereka untuk meninggalkan cara kekerasan, meletakkan senjata, dan berpartisipasi dalam upaya memakmurkan kembali Suriah untuk mereka dan anak-anak mereka. Dengan begitu mereka akan menemukan betapa toleransi adalah sikap yang paling mulia, betapa semua mata memandang masa depan dan kerangkanya yang harmoni dengan sejarah, peradaban dan identitas yang kita banggakan, dan yang sesuai dengan semua orang Suriah sebagai orang Suriah sendiri dengan segala perbedaan golongan dan di setiap jengkal tanah Suriah nan suci ini.”

Seperti pernah diberitakan, pasukan pemerintah Suriah dan kelompok-kelompok pasukan sekutunya berhasil mengisolasi total kelompok-kelompok bersenjata di bagian timur kota Aleppo. (Baca: Pasukan Suriah Putus Semua Jalur Akses Teroris di Aleppo Timur)

Kementerian Pertahanan Rusia di hari yang sama mengumumkan bahwa pemerintah Suriah dan pasukan Rusia akan menggerakkan operasi kemanusiaan berskala luas di kota Aleppo.

Laman RT milik Rusia melaporkan bahwa tiga jalur akses telah dibuka untuk warga sipil yang akan keluar dari Aleppo, dan dua jalur lain untuk kawanan bersenjata yang bersedia meletakkan senjata dan menyerah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL