patroli pasukan suriah di aleppoAleppo, LiputanIslam.com – Jaringan koordinasi kelompok-kelompok bersenjata di Aleppo, Suriah, mengakui 64 anggota mereka terbunuh, dan nama-nama mereka dimuat di laman-laman resmi mereka. Selain itu, puluhan anggota mereka lainnya menderita luka-luka dalam pertempuran terbaru mereka dengan pasukan pemerintah Suriah dan sekutunya di bagian selatan dan sisi barat Aleppo.

Menurut laporan al-Alam, Kamis (4/8/2016), jumlah itu membengkak dari angka 56 orang yang sebelumnya dipublikasi di beberapa media sosial, dan dengan demikian jumlah total korban tewas di pihak kubu militan sejak dimulainya serangan ke selatan Aleppo pada Ahad lalu mencapai 120 militan.

Namun demikian, beberapa sumber lain menyebutkan bahwa korban tewas di pihak militan mencapai lebih dari 240 orang, sedangkan korban luka ratusan orang. Selain itu, masih ada kelompok-kelompok militan dan teroris lain yang tidak mengumumkan puluhan korban tewas mereka.

Sementara itu, pasukan pemerintah Suriah dan para sekutunya terus menghadang sepak terjang kawanan bersenjata untuk memecah kepungan terhadap kota Aleppo. Pasukan Suriah juga merebut kembali beberapa kawasan yang sebelumnya sempat direbut oleh kawanan bersenjata selama beberapa hari.

Bersamaan dengan ini, pasukan Suriah dan sekutunya juga berhasil mencetak kemajuan baru di kawasan Ghouta Barat, Rif Damaskus. Mereka kini sudah berada di lokasi yang berjarak hanya 1 km dari kawasan pemisah antara Daria dan Madhamiah al-Sham. Dengan adanya kemajuan ini maka zona benteng keamanan kawasan sekitar Damaskus, ibu kota Suriah, semakin meluas.

Bom Kimia

Kantor berita Suriah, SANA, mengutip pernyataan Kepala Dinas Kesehatan Aleppo dr. Mohammad Jazwari bahwa lima orang terbunuh dan delapan lainnya cidera dengan kondisi kesulitan bernafas akibat ledakan bom mengandung gas beracun yang ditembakkan oleh kelompok-kelompok bersenjata di Aleppo.

Laman Ray al-Youm mengutip pernyataan juru bicara Sekjen PBB Stephane Dujarric bahwa pihaknya belum dapat memastikan kebenaran laporan mengenai penggunaan senjata kimia di Aleppo.

“Kami tak dapat memastikan sendiri kebenaran laporan-laporan ini, tapi tentu Sekjen PBB mengetahui laporan-laporan mengenai penggunaan senjata kimia dalam konflik Suriah,” ungkapnya. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL