hamas iran mahmoud al-zaharGazaCity, LiputanIslam.com – Petinggi senior Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, Mahmoud al-Zahar menegaskan bahwa Hamas selalu mendukung dan mengapresiasi pendirian Republik Islam Iran.

“Hubungan Hamas dengan Republik Islam Iran bukan bergantung kepentingan, melainkan berlandaskan prinsip-prinsip keyakinan,” ujarnya dalam wawancara dengan Palestinian Information Center, seperti dikutip IRNA Kamis (1/1/2015).

Dia menjelaskan, “Pertama harus kami katakan bahwa kebijakan kami sejak awal aktivitas Hamas berlandaskan hubungan baik dengan negara-negara Arab dan Islam, dan gerakan ini selalu berusaha memperkuat hubungan dengan negara-negara yang mendukung muqawamah (perlawanan) dan tidak memiliki hubungan dengan Rezim Zionis Israel. Republik Islam Iran adalah yang paling menonjol di antaranya.”

Dia menambahkan, “Sejak membangun hubungan diplomatik dan kebudayaan dengan Iran dan para pemimpinnya pun berulang kali berkunjung ke Iran ketika memegang urusan kenegaraan Palestina maupun ketika Hamas hanya sebagai gerakan semata kami menjalin hubungan baik dengan negara ini. Atas dasar ini, hubungan kami dengan Iran adalah hubungan strategis dan berbasis ideologis, bukan berlandaskan kepentingan. Sebagaimana diketahui oleh semua orang, Iran bermasalah dengan Israel karena persoalan keagamaan dan ideologis. Persoalan keduanya tidak bersifat politis dan interes semata.”

Di bagian akhir al-Zahar menegaskan, “Hamas menjalin hubungan baik dengan Iran dan negara-negara Arab yang memberikan bantuan kepada kami tanpa syarat, dan kamipun mengapresiasi pendirian Iran dan sama sekali tidak mau menyampuri urusan negara-negara lain seperti Yordania dan Irak. Ini terbukti pada masa perang pertama Saddam terhadap Kuwait dan kasus-kasus lain. Ini merupakan garis besar kebijakan kami.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*