mesir al-sisi swornKairo, LiputanIslam.com – Mantan panglima angkatan bersenjata Mesir Abdel Fattah al-Sisi Minggu kemarin (8/6/2014) selesai dilantik sebagai presiden Mesir keenam untuk masa jabatan empat tahun. Pelantikan yang dilaksanakan hampir satu tahun pasca kudeta presiden Mohamed Morsi itu berlangsung di Mahkamah Konstitusi, Kairo.

“Saya bersumpah atas Nama Allah Yang Agung bahwa saya dengan ikhlas menjaga pemerintahan republik, menghormati konstitusi dan undang-undang, menjaga kemaslahatan bangsa semaksimal mungkin, dan memelihara kemerdekaan tanah air serta persatuan dan keutuhan wilayahnya,” ungkap al-Sisi dalam pembacaan sumpah jabatan.

Hadir dalam upacara pelantikan itu Presiden interim Mesir Adly Mansour selaku Ketua Mahmakah Konstitusi, Rektor Universitas al-Azhar Ahmed El-Tayyeb, Paus Koptik Ortodoks Tawadros II, Perdana Menteri interim Ibrahim Mahlab dan beberapa menterinya.

Mansour menyatakan dirinya kembali ke posisinya sebagai ketua Mahkamah Konstitusi tepat sesudah pelantikan al-Sisi.

Sebelum pengangkatan sumpah, Juru Bicara Mahkamah Konstitusi menyampaikan kata sambutan berisikan pujian untuk apa yang disebutnya “revolusi 25 Januari dan 30 Juni”. Dia juga memuji al-Sisi yang, menurutnya, telah menyelamatkan Mesir dan revolusi 25 Januari dari cengkraman “kelompok ekstrimis” serta melindungi negara ini dari perpecahan dan kekacauan. Dia menambahkan bahwa tentara dan rakyat Mesir pada tanggal 30 Juni telah bersatu “membasmi kesewenang-wenangan dan penindasan”.

Sementara itu, karena kondisi Mesir masih genting dan kerap diwarnai demonstrasi anti al-Sisi oleh para pendukung presiden terguling Mohammed Morsi, gedung dan lokasi pelantikan praktis dijaga ekstra ketat oleh satuan-satuan polisi bersenjata lengkap. Sebelum pelantikan, polisi sempat mengerahkan anjing-anjing pelacak untuk menyisir semua lokasi sekitar dan memastikannya steril dari bahan peledak.

Minggu pagi beberapa helikopter milik kepolisian Mesir juga meraung-raung dalam keadaan terbang rendah sambil menjatuhkan selebaran bergambar al-Sisi dan bertuliskan “Tuan Pemimpin Abdel Fattah al-Sisi, Presiden Republik Arab Mesir.”

Selasa lalu Komisi Tinggi Pemilu Mesir secara resmi mengumumkan al-Sisi sebagai pemenang pemilu presiden dengan perolehan suara 96 persen, mengalahkan saingannya Hamdeen Sabahi yang hanya mengantongi suara 3.9 persen. Pemilu ini diboikot oleh kelompok-kelompok pendukung Morsi, khususnya dari kalangan Ikhwanul Muslimin, mengakibatkan tingkat partisipasi rakyat dalam pemilu terpuruk pada angka 47 persen. (mm/presstv/aljazeera)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL