jabhah al-nusraDamaskus, LiputanIslam.com – Kelompok ekstrimis dan teroris takfiri Front al-Nusra dikabarkan resmi menyatakan perang terhadap kelompok teroris besar lain, Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di kawasan Qalamoun, Suriah.

Menurut laporan Fars News dari Damaskus, setelah sekian bulan menjalani masa tenang di musim dingin di kawasan Qalamoun, al-Nusra dan ISIS akhirnya terlibat pertempuran satu sama lain sejak Selasa lalu (12/5), dan al-Nusra secara resmi menyatakan perang terhadap ISIS. Parahnya, mereka yang mengaku sebagai mujahidin itu saling bunuh satu sama lain justru di saat tentara Suriah dan Hizbullah sedang gencar-gencarnya memorak porandakan barisan mereka di kawasan tersebut.

Disebutkan bahwa sebuah kelompok ekstrimis bersenjata yang menamakan dirinya “Jaish al-Fath” yang cikal bakalnya tak lain adalah Front al-Nusra dalam sebuah pernyataan yang dinamai “Statemen Nomor 1” telah memperlihatkan daftar kasus-kasus pelanggaran yang dilakukan ISIS terhadap al-Nusra serta menyebut gerombolan teroris pimpinan Abu Bakar al-Baghdadi itu sebagai pengkhianat.

Al-Nusra menegaskan ISIS sebagai organisasi kafir sehingga darah para anggotanya dinyatakan halal untuk ditumpahkan.

Di bagian akhir statemen itu al-Nusra menyerukan kepada segenap anggotanya untuk mengerahkan segenap tenaga dan upayanya untuk menghancurkan kelompok “penebar kerusakan di muka bumi”, ISIS. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL