aleppo_krisis airAleppo, LiputanIslam.com – Penduduk Suriah di kota Aleppo terdera krisis air bersih akibat aksi militan memutus suplai air ke kota itu sejak pekan lalu. Kelompok militan al-Nusra yang merupakan cabang al-Qaeda di Suriah dilaporkan telah memutus suplai air ke bagian timur Aleppo yang dikuasai militan, dan bagian barat kota ini yang dikuasai oleh pasukan pemerintah Suriah.

Kondisi ini membuat warga terancam wabah penyakit karena mereka terpaksa mengkonsumsi air non-hegenis. Untuk mendapatkan air itupun warga masih harus terpaksa berdesakan antri di sekitar sumur-sumur air.

Lembaga Bantuan Kemanusiaan di Aleppo menyebutkan bahwa sumur-sumber yang tersedia di Aleppo hanya mencukupi 10 persen kebutuhan penduduk. Selain itu, air yang didapat dari sumur-sumur itu juga tidak layak konsumsi.

Menurut lembaga ini, dewasa ini di Aleppo terdapat sekitar 1,5 juta penduduk. Karena itu lembaga ini meminta masyarakat internasional segera menekan kelompok-kelompok ekstrimis bersenjata supaya menghentikan aksi pemutusan suplai air bagi penduduk.

Selama 10 hari krisis air itu sudah tercatat beberapa kasus keracunan akibat konsumsi air sumur yang sudah tercemar dan tak layak konsumsi. Milisi Front al-Nusra melarang para petugas penyedia air dan relawan Bulan Sabit Merah menjangkau tempat-tempat penampungan air bersih. Akibatnya, krisis air bersih mencekik warga Aleppo.

Gubernur Aleppo Mohammad Wahed menyebut aksi para ekstrimis itu sebagai kejahatan anti kemanusiaan. Untuk meringankan penderitaan warga, dia terpaksa menginstruksikan penggalian sumur-sumur air lebih banyak dan dilakukan upaya sedapat mungkin untuk memenuhi kebutuhan penduduk kepada air bersih.

Bulan lalu militan ekstrimis juga memutus suplai listrik ke kawasan-kawasan yang dikuasai oleh pemerintah dan beberapa kawasan lain di sekitarnya.

7 Mei lalu, milisi al-Nusra memblokir bantuan kemanusiaan yang hendak di kirim kota Nubhul dan al-Zahraa di utara Aleppo. Mereka juga pernah meluncurkan roket-roket artilerinya ke dua kota itu ke arah penduduk yang sedang berkumpul untuk mendapat bantuan. (mm/presstv/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL