Foto: Press TV

Baghdad, LiputanIslam.com – Sejak beberapa hari lalu beredar kabar bahwa pemimpin kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menderita luka parah akibat serangan udara di Irak. Belakangan, majalah Newsweek terbitan Amerika Serikat (AS) memberitakan bahwa untuk sementara waktu al-Baghdadi digantikan oleh seorang mantan guru fisika bernama Abu Alaa Afri di Mosul, utara Irak.

Senin lalu (21/4) koran Guardian terbitan Inggris melaporkan bahwa al-Baghdadi menderita luka parah akibat serangan udara pasukan koalisi di barat Irak pada bulan Maret lalu. Diduga kuat bahwa dia tidak dapat menjalankan tugasnya sehari-hari sebagai “khalifah” sehingga kemudian terjadi kepanikan di tengah para petinggi ISIS, dan mereka lantas menggelar pertemuan mengenai pengganti Baghdadi jika dia mati.

Belum lama ini, penasehat pemerintah Irak Hisham al-Hashimi kepada Newsweek membenarkan berita bahwa Abu Alaa Afri telah memroklamirkan dirinya sebagai pengganti sementara al-Baghdadi.

“Setelah al-Baghdadi terluka, dia (Afri) naik menjadi pemimpin ISIS dengan bantuan para pejabat ISIS di provinsi-provinsi lain… Dia yang akan menjadi pemimpin ISIS jika Baghdadi mati,” katanya.

Hashimi menjelaskan bahwa Afri berada di kawasan al-Hadar, Mosul, dan di kalangan ISIS dia dikenal sebagai sosok kharismatik, orator dan cakap sehingga bahkan lebih penting dari sosok al-Baghdadi sendiri.

“Dia dulu adalah guru fisika di Tal Afar (kota di bagian barat laut Ira), provinsi Nineveh, serta memiliki puluhan penerbitan dan pelajaran ilmu syariah… Dia adalah pengikut Abu Musaab al-Suri,” imbuhnya.

Di masa mendiang Osama Bin Laden, pemimpin jaringan teroris al-Qaeda yang terbunuh di tangan pasukan AS di Afghanistan, Afri pernah dijagokan oleh Bin Laden sebagai amir al-Qaeda di Irak setelah Abu Umar al-Baghdadi dan Abu Ayyub al-Misri tewas. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL